2018 : ANALISIS KAPABILITAS PROSES PEMBELAJARAN DI ITS BERDASARKAN KEBIJAKAN STANDAR PENILAIAN DALAM PERATURAN AKADEMIK 2014

Dra. Destri Susilaningrum M.Si
Dra. Lucia Aridinanti MS.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Kebijkan ITS dalam Peraturan Akademik 2014, ditetapkan bahwa skor 51- 60, masuk dalam katagori nilai C, dan skor di atas 80 masuk katagori nilai A. Tetapi terjadi perubahan pada Peraturan Akademik 2018, yaitu nilai A dicapai pada skor minimal 86. Sementara itu bila nilai C, divapai pada skor diantara 56 - 60. Perubahan kebijakan standar penilaian ini lebih ketat dibandingkan standar penilaian pada tahun 2014 juga dibandingkan dengan kebijakan Peraturan Akademik Unair 2016-2017. Katagori A dicapai bila skor mencapai minimal 75, sedangkan nilai C dicapai bila skor mencapai antara 55,0-59,9. Aturan di Unair sama dengan aturan di UGM. Sementara itu dalam Peraturan Akademik ITB, terdapat penilaian dengan katagori A,AB,B,BC,D dan E, tetapi tidak ada penjelasan skor minimal untuk mencapai katagori katagori nilai tsb. Suatu standar penilaian dalam proses pembelajaran dikatakan baik jika standar yang telah ditetapkan organisasi sesuai dengan kemampuan mahasiswa dan kemampuan dosen dalam mengajar. Ada dugaan, makin tinggi prosentase nilai A akan makin tinggi pula tingkat kapabilitas proses pembelajaran. Penelitian ini akan mengkaji berapa banyak prosentase nilai A yang skornya minimal 86. Juga berapa persetase nilai C yang skornya antara 51-55 dan bagaimana perbandingan nilai nilai ini antara prodi di ITS. Seberapa baik proses pembelajaran di ITS dengan menggunakan Analisis Kapabilitas berdasarkan kebijakan standar penilaian Peraturan Akademik 2014. Kata kunci : katagori nilai A, Analisis Kapabilitas