2017 : STUDI PRODUKSI LIPID DARI MIKROALGA Botryococcus braunii TERMUTASI DALAM RANGKA PENGADAAN BIODISEL

Prof.Dr.Ir. Arief Widjaja M.Eng.
Setiyo Gunawan S.T., Ph.D

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Terjadinya krisis energi menyebabkan meningkatnya penggunaan sumber energi alternatif sebagai pengganti sumber energi fosil yang tidak dapat diperbaharui. Salah satunya pembuatan biodiesel sebagai pengganti solar. Karena biodisel dapat diperoleh dari reaksi esterifikasi lipid, maka pengembangan bahan penghasil lipid seperti mikroalga sangat menarik untuk dikembangkan. Botryococcus braunii merupakan jenis mikroalga yang saat ini banyak diujikan karena kandungan lipidnya yang sangat tinggi bisa mencapai lebih dari 50%. Dari hasil penelitian pendahuluan yang dilakukan pengusul, produktifitas lipid yang lebih tinggi dapat diperoleh dengan malakukan teknik mutasi sederhana dengan bantuan sinar UV-B. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan studi terhadap produksi lipid dari mikroalga B. Braunii baik alami maupun setelah dilakukan mutasi dalam rangka pengembangan bahan bakar ramah lingkungan yang dapat diperbarui. Penelitian rencananya akan dilakukan dalam 3 tahap, masing-masing tahap akan dilakukan selama satu tahun. Tahap/tahun pertama adalah melakukan mutasi dengan sinar UV-B maupun dengan mutagen HNO2 dan membandingkan pertumbuhan serta produktifitas lipidnya dengan mikroalga alami tanpa perlakukan mutasi. Selain jenis mutagen, lamanya waktu mutasi akan divariabelkan untuk melihat pengaruhnya pada pertumbuhan dan kadar lipid yang dihasilkannya. Tahap/tahun kedua dilakukan studi terhadap pengaruh dari beberapa faktor pertumbuhan seperti konsentrasi CO2 dan intensitas pencahayaan terhadap pertumbuhan mikroalga maupun produktifitas lipidnya. Juga dilakukan perbandingan antara mikroalga alami dan mikroalga termutasi. Penambahan CO2 yaitu 0, 50 dan 200 mL/menit disertai siklus pencahayaan dengan variabel (terang : gelap) 12 jam : 12 jam, 16 jam : 8 jam, dan 24 jam : 0 jam. Tahap/tahun ketiga adalah melakukan studi metode ekstraksi lipid yang optimal sampai dihasilkannya biodisel melalui reaksi esterifikasi. Beberapa metode ekstraksi akan dilakukan yaitu solven n-heksana, kloroform-metanol, serta ekstraksi fisik dengan pengepresan. Pada tahun ketiga ini juga akan dilakukan penelitian dengan skala volume kultur yang lebih besar yang akan dilakukan secara kontinyu, dengan pemanenan alga serta ekstraksi lipid yang kontinyu pula. Hal ini sebagai persiapan dalam rangka aplikasi pada skala besar di lapangan. Dari penelitian ini didapatkan manfaat ganda yaitu produksi lipid sebagai bahan baku biodiesel yang ramah lingkungan dan dapat diperbarui serta pemanfaatan limbah CO2 dari industri yang jumlahnya sangat besar dan sangat mencemari lingkungan. Kebaruan penelitian ini adalah dilakukannya proses mutasi mikroalga untuk meningkatkan produktifiktas lipidnya sehingga pemanfaatannya untuk menghasilkan biodisel akan lebih maksimal.