2018 : Inovasi Pembuatan Essential Cooking Oil dari Minyak Atsiri Bawang Merah dengan Penambahan Gelombang Mikro

Ir. Budi Setiawan MT.
Prof. Dr.Ir. Suprapto DEA.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Melimpahnya produksi bawang merah (Allium ascalonicum L.) saat panen raya menyebabkan harga bawang merah turun yaitu 15 ribu per kg. Namun, disaat tidak musim harga bawang merah melonjak tinggi yaitu 70 ribu per kg. Disamping itu, bagi para ibu, mengupas bawang merah dan dampak perih yang dirasakan mata ibu-ibu cukup memakan waktu ketika memasak. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pengolahan bawang merah dengan mengambil minyak atsirinya. Dalam proses pengambilan minyak atsiri dari bawang merah sudah dikembangkan berbagai metode. Penelitian sebelumnya dilakukan Zill-e-Huma, dkk (2009) dengan menggunakan metode Microwave Hydrodiffusion and Gravity Extraction (MHG) diperoleh yield sebesar 0,033%. Namun pada metode ini, yield yang dihasilkan sangat kecil sehingga Min-Jung Ko, dkk (2010) menggunakan metode Subcritical Water Extraction dan diperoleh yield sebesar 1,629%. Kekurangan dari metode ini adalah alat yang digunakan sangat kompleks dan sulit diterapkan. Oleh karena itu pada tahun 2017, Nusa Claudea menggunakan metode Ultrasonic Batch yang menghasilkan yield sebesar 7,84%. Namun kekurangan metode ini yaitu waktu yang digunakan untuk ekstraksi tersebut lama. Oleh karena itu, perlu dilakukan inovasi lebih lanjut terhadap ekstraksi minyak bawang merah pada metode Microwave Steam Diffusion dengan penambahan gelombang ultrasonik untuk mendapatkan proses ekstraksi dengan energi sedikit dan menghasilkan yield tinggi dengan kualitas baik. Pada penelitian ini dilakukan proses ekstraksi dari bawang merah. Ada dua tahap dalam penelitian ini yaitu tahap persiapan dan tahap ekstraksi. Alat dan bahan yang digunakan dalam penelitian ini diantaranya microwave, ultrasonic sonode, kondensor, steam generator, thermocouple, bawang merah, dan aquadest. Untuk tahap persiapan yaitu pencucian dan pemotongan bawang merah. Tahap selanjutnya ialah tahap ekstraksi dengan 2 variabel yang dilakukan yaitu Microwave Steam Diffusion (MSDf) dan Microwave Ultrasonic Steam Diffusion (MUSDf). Tahap ekstraksi tersebut ialah melakukan proses maserasi dengan aquadest, pada metode MUSDf dilakukan dengan menambahkan ultrasonik. Untuk metode MSDf langkah yang dilakukan sama, hanya tanpa penambahan gelombang ultrasonik. Selanjutnya, dilakukan analisis terhadap minyak bawang merah, diantaranya perhitungan yield, kadar minyak bawang merah, dan konsumsi energi. Kata kunci: microwave ultrasonic steam diffusion, bawang merah, essential cooking oil.