2019 : ANALISIS HIDROLIK PELIMPAH DENGAN PENYEMPITAN SALURAN PELUNCUR MENGGUNAKAN EKSPERIMEN DAN MODEL NUMERIK

Dr. Wasis Wardoyo M.Sc
Anak Agung Ngurah Satria Damarnegara ST., MT

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Desain pelimpah pada dasarnya dilakukan untuk memperoleh kapasitas pengaliran yang optimal, di mana dengan debit yang cukup tinggi kenaikan muka air di dalam genangan bendungan bisa minimal. Beberapa konfigurasi pelimpah dapat ditemui pada standar desain yang dikeluarkan oleh United States Department of the Interior Bureau of Reclamation (USBR) dan juga literatur lainnya. Kapasitas pelimpah biasanya didasarkan pada koefisien pengaliran (Cd) yang telah diteliti untuk berbagai jenis pelimpah. Namun, berkaitan dengan kompleksitas pelaksanaan di lapangan, beberapa konfigurasi pelimpah tersebut tidak lagi sesuai dengan asumsi-asumsi yang digunakan dalam penyusunan standar tersebut. Dalam penyelesaian tersebut penggunaan analisis model fisik masih menjadi pilihan yang terbaik. Namun, pelaksanaan model fisik akan memakan waktu yang cukup lama dan biaya yang cukup besar. Perkembangan model numerik dewasa ini semakin memberikan akurasi yang baik dengan biaya dan waktu yang relatif lebih singkat. Sehingga aplikasi model numerik dapat menjadi salah satu instrumen perencanaan pelimpah dengan konfigurasi tidak standar. Dalam penelitian ini dua metode tersebut akan digunakan dalam mempelajari perilaku hidrolik untuk pelimpah yang memiliki penyempitan penampang pada saluran peluncurnya. Eksperimen akan dilakukan pada flume di Laboratorium Keairan dan Teknik Pantai Departemen Teknik Sipil ITS. Dalam eksperimen ini akan dilakukan pengujian dengan 3 konfigurasi penyempitan yang berbeda. Untuk masing-masing konfigurasi akan diuji dengan 4 debit rencana untuk mengetahui performa masing-masing konfigurasi tersebut. Analisis numerik akan dilakukan dengan menggunakan program bantu komputasi fluida dinamik 3 dimensi dengan memperhitungkan aliran bebas pada aliran saluran terbuka. Program bantu yang digunakan adalah OpenFOAM® yang merupakan program bantu dengan sumber terbuka. Dari dua hasil analisis ini diharapkan hasil berupa hubungan antara penyempitan di saluran peluncur dengan koefisien pengaliran pelimpah (Cd). Selain itu, penelitian ini juga diharapkan mampu menunjukkan kapabilitas dan batasan model numerik yang digunakan dalam proses desain pelimpah.