2019 : Pengaruh Lipatan Baja JIS SUP 9 dan 0, 5 CCrMnSi Terhadap Nilai Kekerasan, Struktur Mikro dan Pattern Pada Permukaan Pisau

Suwarno ST., MSc., Ph.D.


Abstract

Pisau sebagai salah satu jenis alat potong terus berkembang seiring dengan semakin beragamnya kebutuhan manusia. Kualitas pisau yang tinggi ditinjau dari segi kekerasan, ketangguhan, maupun ketajamannya ditentukan oleh bahan dan proses pembuatannya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pisau tempa manual tradisional yang ada di indonesia. Dengan memanfaatkan metode penempaan welded forging. Pada penelitian ini digunakan lembaran plat baja JIS SUP 9 dan baja cor 0, 5CCrMnSi yang disusun membentuk 2 benda kerja yaitu B1 dan B2 dengan dimensi 75 x 30 x 15 mm yang terdiri dari 7 lapisan. Benda kerja kemudian ditempa secara manual dengan beberapa tahap penempaan. Pada setiap tahap terjadi beberapa siklus yang membentuk dimensi ketebalan akhir 3 mm. Pada penelitian ini didapatkan nilai kekerasan pada penampang pisau B1 sebesar 351 HV. Pada permukaan pisau B1 nilai kekerasannya sebesar 339, 8 HV. Sedangkan pada penampang pisau B2 nilai kekerasannya sebesar 434, 9 HV, pada permukaannya sebesar 383, 8 HV. Hasil pengamatan struktur mikro menunjukan ukuran butir yang terbentuk setelah proses penempaan lebih kecil dan halus. Batas2 antara material yang berbeda tetap terlihat dan tidak berdifusi antara satu dengan yang lainnya. Fase yang terbentuk adalah pearlite, ferrite, dan martensite tempered.