2018 : PEMBUATAN BIODIESEL DARI MINYAK NYAMPLUNG BERBANTUAN MICROWAVE DENGAN KATALIS PADAT (HETEROGEN)

Prof.Dr. Ir Mahfud DEA
Dr. Lailatul Qadariyah ST., MT

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Pembuatan biodiesel dilakukan dengan proses transesterifikasi. Pemilihan dan penggunaan katalis dalam proses transesterifikasi merupakan bagian yang sangat penting. Proses transesterifikasi umumnya menggunakan katalis basa homogen seperti NaOH dan KOH karena memiliki kemampuan katalisator yang lebih tinggi dibandingkan dengan katalis lainnya. Akan tetapi, penggunaan katalis homogen ini akan terikut dalam produk biodiesel yang sulit dipisahkan, sehingga memerlukan proses lanjutan yaitu washing dan pengeringan untuk menghilangkan katalis yang terikut. Penggunaan katalis asam membutuhkan waktu reaksi yang paling lama dan suhu reaksi yang relatif lebih tinggi (Furuta et al, 2006, Marchetti et al, 2007). Peran katalis yang mempengaruhi konversi, yield metil ester yang diinginkan. Dalam suatu reaksi sifat katalis yang ideal atau yang diharapkan adalah aktif, selektif, stabil dan ekonomis. Aktif berarti dapat mempercepat reaksi pembentukan produk antara akibat adanya interaksi antar reaktan. Selektif berarti dapat memperbesar produk utama dan memperkecil produk samping dari reaksi katalisis. Stabil berarti katalis tidak merubah sifat dan kimianya setelah reaksi selesai. Ekonomis berarti; pertimbangan biaya jika reaksi dilangsungkan dengan jumlah katalis yang sedikit dan dapat menghasilkan produk yang lebih baik. Dengan demikian pemilihan katalis yang akan digunakan mempertimbangkan fungsi dari jenis katalisnya. Katalis yang cukup menjanjikan adalah penggunaan katalis padat (heterogen) dapat dengan mudah dipisahkan dari produk dengan cukup penyaringan, sehingga tidak memerlukan proses lebih lanjut. Beberapa penelitian menunjukkan dengan menggunakan katalis padat menghasilkan yield produk lebih tinggi tetapi membutuhkan konsentrasi yang besar dan waktu yang lama, kualitas produk metil ester dan hasil samping gliserol lebih baik, proses pemisahan katalis dengan hasil reaksi jauh lebih mudah, proses menjadi lebih ramah lingkungan, dan biaya produksi metil ester menjadi lebih ekonomis. Penelitian akan dilaksanakan dalam skala laboratorium dengan menggunakan reactor kapasitas 500 ml yang dilengkapi dengan microwave. Beberapa katalis padat akan diujikan diantaranya CaO, CaCO3 dan Hidrotalsit. Dengan melakukan studi parameter (waktu reaksi, daya microwave, ratio methanol dan konsentrasi katalis)