2018 : Implementasi Eko-Drainase Untuk Penanggulan Banjir di DAS Welang Kabupaten Pasuruan

Ir. Edy Sumirman M.T
Dr.Ir. Hendra Wahyudi M.T.
S. Kamilia Aziz ST., MT

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Banjir, dianggap sebagai bencana yang belakangan ini menghantui disebagian besar wilayah Indonesia, dan Kali Welang yang pada bagian Hilir merupakan daerah rawan banjir, memotong jalan nasional pantura akibat banjir yang menggenangi jalan nasional mengganggu roda perekonomian. Paradigma lama penangangan banjir adalah mengalirkan air secepat-cepatnya ke badan air, sehingga tidak ada cadangan air pada musim berikutnya, Dengan perkembangan berfikir komprehensif serta didorong oleh semangat antisipasi perubahan iklim yang dewasa ini terjadi, maka diperlukan perubahan konsep drainase menuju ke drainase ramah lingkungan atau ecodrainase (paradigm baru). Drainase ramah lingkungan didefinisikan sebagai upaya untuk mengelola air kelebihan (air hujan) dengan berbagai metode diantaranya dengan menampung melalui bak tandon air untuk langsung bisa digunakan, menampung dalam tampungan buatan atau badan air alamiah, meresapkan dan mengalirkan ke sungai terdekat tanpa menambah beban pada sungai yang bersangkutan, serta senantiasa memelihara sistem tersebut sehingga berdaya guna secara berkelanjutan. Konsep inilah yang ingin diterapkan pada DAS Welang, supaya penanganan banjir di wilayah ini dapat sekaligus sebagi upaya konservasi air, dan mencegah kekeringan di musim kemarau.