2020 : DESAIN DAN SIMULASI PERFORMA SMART OZONE DESINFECTION CHAMBER SEBAGAI PENCEGAHAN DINI PENULARAN CORONA VIRUS (COVID-19)

Ede Mehta Wardhana S.T., M.T
Lucky Putri Rahayu S.Si., M.Si.
Ervin Nurhayati S.T.,M.T.,Ph.D
Murry Raditya S.T., M.T.
Sefi Novendra Patrialova S.Si., M.T
Maratus Sholihah S.T., M.T
Iftita Rahmatika S.T., M.Eng
Okta Putra Setio Ardianto S.T.,M.T
Ardi Nugroho Yulianto S.T.,M.T
Gita Marina Ahadyanti S.T., M.T
Adhi Iswantoro S.T.,M.T
Fadilla Indrayuni Prastyasari S.T., M.Sc
Prof. Dr Ir Syafsir Akhlus


Abstract

Wabah corona virus saat ini tengah menjadi isu utama di dunia. Jenis virus tersebut, hingga saat ini, dikabarkan telah menjangkiti lebih dari 15.000 orang warga negara Indonesia. Hal ini menjadi permasalahan besar bagi pemerintah Indonesia. Pemerintah mengklaim bahwa telah memiliki teknologi yang mampu mendeteksi para pengunjung terjangkit virus corona melalui metode fever detection yang dilakukan di sejumlah bandara. Namun, pada prakteknya fever detection di beberapa bandara hanya menggunakan alat ukur suhu portable berbasis infra merah. M.R. Tay, pada tahun 2015 menyatakan dalam studinya bahwa thermometer handheld berbasis inframerah memiliki sensitivitas yang rendah, yakni sebesar 29.4%, untuk dapat mengukur suhu tubuh manusia. Selain melakukan pengukuran suhu tubuh, pencegahan virus corona juga dilakukan dengan menyemprotkan larutan desinfektan oleh petugas kepada para penumpang yang baru menuruni pesawat. Hal ini tentu saja harus dilakukan oleh beberapa petugas secara manual. Kemudian beberapa peneliti dan ahli mengembangkan bilik sterilisasi dengan memanfaatkan desinfektan yang disempotkan ke tubuh manusia maupun barang. Namun ternyata paparan desinfektan/ aseptic ke tubuh manusia dapat membahayakan kesehatan. Peneliti di bidang kesehatan menyatakan bahwa sterilisasi menggunakan gas O3 (ozon) dinilai lebih ramah dan aman bagi tubuh jika digunakan untuk sterilisasi dari virus corona. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka dikembangkanlah sebuah desain perangkat smart ozon strerilization chamber sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan virus corona. Perangkat yang dirancang memanfaatkan image processing untuk menampilkan citra suhu tubuh untuk indicator awal terjangkit virus. Kemudian sistem akan mengirimkan data suhu tubuh dan jumlah orang yang telah dideteksi secara realtime kepada instansi terkait melalui internet. Sistem juga akan melakukan pengendalian laju penyemprotkan ozon kepada para pengunjung yang memasuki bilik agar sesuai dengan standar paparan maksimum. Selain itu, sistem dilengkapi dengan lampu indicator dan alarm jika mendeteksi suhu tubuh yang melebihi suhu normal tubuh.