2016 : DISTRIBUSI SPASIAL BURUNG MIGRAN DI KAWASAN PANTAI TIMUR SURABAYA : PREDIKSI ADAPTASI SPESIES TERHADAP PERUBAHAN HABITAT DAN IKLIM

Indah Trisnawati Dwi Tjahjaningrum S.Si., M.Si., Ph.D
Iska Desmawati S.Si., M.Si.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Distribusi merupakan kajian ekologi yang penting dalam mengetahui suatu biogeografi spesies. Distribusi tersebut dapat dilihat dari bagaimana pemanfaatan ruang dan letak suatu spesies yang disebut sebagai distribusi spasial. Penelitian mengenai distribusi spasial burung migran merupakan suatu aspek dasar yang penting untuk mengetahui pola persebaran dan pengaruh dari perubahan habitat dan iklim jenis-jenis burung migran global. Setidaknya 15 lokasi di Indonesia telah diidentifikasi sebagai tempat penting persinggahan burung migran, karena mendukung lebih dari 1.000 ekor burung pada setiap musim migrasinya. Salah satunya adalah kawasan pesisir di Pantai Timur Surabaya. Kawasan tersebut merupakan daerah yang memiliki kelimpahan flora dan fauna terutama mamalia, burung dan mangrove dengan luas wilayah kurang lebih 2.490 ha. Data dari penelitian Yapeka (2009) menyebutkan bahwa pada kawasan Pantai Timur Surabaya ditemukan 83 jenis terdiri dari 43 jenis burung air dan 40 jenis burung arboreal meliputi daerah Wonorejo dengan 69 jenis burung, medokan ayu 58 jenis burung dan gunung anyar tambak 44 jenis burung. Wonorejo sendiri telah masuk daftar daerah IBA (Important Bird Area) oleh Birdlife International. Daerah IBA (Important Bird Area ) merupakan daerah penting bagi burung terutama burung migran. Burung migran yang terdapat di Kawasan Pantai Timur Surabaya merupakan burung migran yang melintas maupun singgah dari jalur migrasi Asia utara ke Australia. Oleh karena itulah penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis burung migran, distribusi dan faktor lingkungan yang lebih berpengaruh pada burung migran serta prediksi terhadap adaptasi spesies burung migran terhadap perubahan habitat dan iklim (Climate change).\nDistribusi spasial pada penelitian ini menggunakan beberapa parameter data. Parameter yang diambil dalam penelitian ini adalah faktor lingkungan abiotik dan tipe habitat serta jenis-jenis burung migran yang terdapat di Pantai Timur Surabaya. Analisa distribusi burung migran pada area tersebut digunakan analisis distribusi Poisson melalui perbandingan varian dan rata-rata serta uji Chi Square. Distribusi spasial dari burung migran akan ditampilkan melalui peta distribusi burung migran menggunakan ArcGIS serta ilustrasi visual untuk mengetahui preferensi habitat oleh burung migran. Sedangkan parameter faktor lingkungan yang lebih berpengaruh dianalisa dengan menggunakan metode ordinasi melalui program CANOCO for Windows 4.5.\nPenelitian ini diharapkan mampu menganalisa jenis-jenis burung migran, distribusi dan pola persebaran burung migran. Peta yang akan dihasilkan dari penelitian ini juga diharapkan mampu menjadi dasar komparasi dengan litelatur dan penelitian selanjutnya mengenai perubahan habitat yang telah terjadi di kawasan Pantai Timur Surabaya. Selain hal tersebut, distribusi burung migran diasumsikan mampu digunakan untuk memprediksi adaptasi spesies terhadap perubahan iklim (climate change) yang akan berpengaruh terhadap pola migrasi burung-burung migran secara global yang melintasi maupun singgah di kawasan Pantai Timur Surabaya, Indonesia.\n