2017 : OPTIMASI PENJADWALAN KENDARAAN ANTAR JEMPUT DENGAN LOKASI PENJEMPUTAN DAN TUJUAN YANG MULTIPEL, TIME WINDOWS DAN BATAS KAPASITAS: STUDI KASUS BIS SEKOLAH PEMERINTAH KOTA SURABAYA

Nurhadi Siswanto S.T., MSIE.,Ph.D
Effi Latiffianti, S.T., M.Sc.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Transportasi merupakan salah satu problem yang menjadi primadona dalam bidang optimasi pada dekade terakhir ini. Permasalahan transportasi sering kali erat kaitannya dengan bidang logistic dan distribusi rantai pasok. Selain itu, hampir di semua bidang permasalahan transportasi dapat ditemukan, mulai dari penentuan rute, penentuan jumlah armada, sampai dengan penentuan kapasitas dan kebijakan transportasi lainnya. Salah satunya adalah problem rute kendaraan yang identik dengan karakteristik mobil antar jemput. \n\nBeberapa contoh kendaraan antar jemput antara lain adalah bus yang beroperasi di area kampus, mobil antar jemput anak sekolah, mobil antar jemput karyawan perusahaan, serta armada travel antar kota. Pada sebagian besar pengelola layanan kendaraan antar jemput, fenomena yang banyak terjadi saat ini adalah, penjadwalan kendaraan dilakukan secara manual dengan hanya mempertimbangkan kapasitas kendaraan dan jam mulai atau berakhirnya kegiatan dari penumpang yang diangkut. Hal ini tentu dapat berimbas pada besarnya biaya transportasi. \n\nOleh karena itu, perlu dilakukan optimasi dengan mempertimbangkan kapasitas kendaraan antar jemput, jam masuk kerja (time windows), dan biaya bahan bakar yang dibutuhkan kendaraan (jarak tempuh). Dalam permasalahan ini, model yang akan digunakan adalah model split pick up dan split delivery vehicle routing problem dengan time windows karena setiap lokasi penjemputan dan tujuan pemberhentian dapat dikunjungi oleh lebih dari satu kendaraan dan terdapat penumpang dari beberapa lokasi penjemputan yang memiliki tujuan pemberhentian yang sama. Time windows disini adalah batasan waktu masuk kerja dari masing-masing tujuan. Metode penyelesaian yang dapat digunakan adalah metode eksak. \n\nTujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan model matematis dari problem kendaraan antar jemput dengan mempertimbangkan pembatas yang sesuai dengan kondisi studi kasus. Studi kasus yang diangkat adalah bus sekolah milik Pemerintah Kota Surabaya yang saat ini telah beroperasi. Berdasarkan hasilnya, maka akan diberikan rekomendasi untuk pengoperasian bus sekolah Surabaya dalam hal jumlah dan rutenya. Harapannya, dengan rekomendasi ini maka bus sekolah akan dapat memberikan layanan yang lebih baik dengan biaya yang lebih efisien.