2018 : Analisis Kestabilan Transien Sistem Kelistrikan Kalimantan dengan Backbone Sistem Transmisi 500 kV HVDC Menggunakan Time Domain Simulation

Prof. Dr. Ontoseno Penangsang Ir. M.Sc.


Abstract

Analisis kestabilan transien adalah sebuah studi yang diperlukan saat melakukan erencanaan pembangunan atau pengembangan sistem kelistrikan. Kestabilan transien adalah kemampuan suatu system untuk mempertahankan sinkronisasinya saat terkena gangguan transien, yang salah satunya adalah gangguan hubung singkat. Sesuai dengan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL), untuk meningkatkan rasio elektrifikasi di Indonesia, maka dilakukan pengembangan sistem kelistrikan untuk meningkatkan penyediaan tenaga listrik. Pulau Kalimantan memiliki sistem kelistrikan yang belum terinterkoneksi, sehingga dilakukan perencanaan pembangunan sistem transmisi 500 kV HVAC untuk melakukan interkoneksi sistem kelistrikan, serta memanfaatkan teknologi sistem transmisi 500 kV HVDC. Pada penelitian ini dilakukan analisis kestabilan transien pada sistem kelistrikan Kalimantan dengan backbone sistem transmisi 500 kV HVAC dan 500 kV HVDC menggunakan time domain simulation dengan kasus 3-phase short circuit pada sistem transmisi HVAC dan single phase to ground fault pada sistem transmisi HVDC. Hasil dari simulasi yang dilakukan, frekuensi terbesar yang didapatkan yaitu 102.87% dan frekuensi terendah yaitu 95%, keduanya masih dalam batas toleransi. Hasil menunjukkan bahwa sistem kelistrikan Kalimantan dengan backbone 500 kV yang telah dimodelkan mampu mempertahankan kondisi sinkronnya ketika terjadi gangguan pada kasus yang diberikan.