2018 : APLIKASI TEKNOLOGI MARKA MOLEKULAR SEBAGAI UPAYA KONSERVASI SUMBER DAYA GENETIK Moringa oleifera YANG BERKELANJUTAN

Nurul Jadid S.Si., M.Sc
Triono Bagus Saputro S.Si, M.Biotech
Wirdhatul Muslihatin S.Si., M.Si.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Keragaman genetik kelor merupakan penelitian yang menarik untuk dilakukan Persebaran genetik kelor di pulau Poteran Madura adalah salah satu aspek penting yang harus diperhatikan bukan hanya variasi genetik dari kelor, akan tetapi juga sebagai plasma nutfah asli Indonesia yang harus digali potensinya serta dijaga kelestariannya. Kelor di pulau Poteran Madura terdapat 4 macam warna yang berbeda pada petiole kelor yaitu merah, putih, dan hijau. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaman genetik dari 4 warna petiole kelor sebagai upaya untuk melakukan konservasi yang berkelanjutan Penelitian ini dilakukan menggunakan marka molekular ISSR (inter simple sequence repeat). Tahapan penelitian ini adalah persiapan sampel daun, ekstraksi DNA, pengamatan kualitas dan kuantitas DNA, pembuatan gel agarosa, selanjutnya dilakukan PCR untuk analisis ISSR. Hanya lokus yang menunjukkan pita yang jelas yang digunakan untuk skoring: ada (1) dan kosong (0). Analisis data dan pembuatan dendrogram dilakukan dengan metode unweighted pair group method arithmetic (UPGMA) menggunakan program MVSP (Multivariate-Statistical Package).