2017 : Studi Desain Environment Behavior Ruang Studio di Jurusan Desain Interior ITS terhadap Attachment mahasiswa

Ir. Prasetyo Wahyudie MT.
Aria Weny Anggraita ST., M.MT
Anggra Ayu Rucitra ST, M.MT
Lea Kristina Anggraeni S.T., M.Ds.


Abstract

Penelitian ini merupakan studi perilaku yang mencermati hubungan timbal balik antara pelaku dan lingkungan binaan. Mahasisa desain interior adalah pelaku aktivitas, sedangkan lingkungan binaan yang dipilih adalah kampus jurusan desain interior ITS Surabaya. Tujuan penelitian ini adalah merumuskan karakter aktivitas mahasiswa desain dalam perkuliahan studio serta merumuskan dampak desain environment behavior di kampus desain interior terhadap attachment mahasiswa dalam bekerja di studio.\n Attachment secara fisik sangat berkaitan dengan karakter environment behavior yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Pengguna mempunyai kepemilikan yang tinggi terhadap suatu obyek atau tempat, apabila karakter desain environmentnya mendukung aktivitas. Kepemilikan dapat terjadi secara temporal maupun permanen. Pengembangan praktis sebagai bahan kajian dalam meningkatkan kualitas perencanaan lingkungan binaan yang tidak hanya meninjau aspek fisik saja, namun aspek non fisik pula. \nAnalisa data pada tahap berikutnya dilakukan dengan menjaring data melalui observing behavior yaitu pemetaan dan perekaman perilaku di ruang studi. Pemetaan perilaku bertujuan untuk memperoleh data spasial aktivitas penghuni. Pemetaan perilaku mengamati pelaku, jenis kegiatan, lokasi kegiatan, posisi orang, hubungan serta konteks/maknanya. Pemetaan perilaku diwujudkan dalam display gambar layout ruang bersama serta peta posisi orang dalam berkegiatan di ruang bersama tersebut. Dokumentasi foto, video dan denah yang lengkap dengan dimensi merupakan data environment behaviornya.\nKajian ini akan membantu Jurusan Desain Interior dalam upaya mendorong produktivitas mahasiswa dan dosen pengampu mata kuliah, untuk lebih efektif dan tepat guna selama menjalankan perkuliahan studio.