2017 : Studi Proses Reduksi Karbotermik Briket Pasir Besi dan Bijih Besi Primer Lokal untuk Pembuatan Sponge Iron\n

Dr. Sungging Pintowantoro ST., MT.
Mas Irfan Purbawanto Hidayat S.T., M.Sc., Ph.D
Fakhreza Abdul S.T., M.T.


Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh rasio komposisi bed campuran batu bara dan dolomit terhadap kandungan Fe total dan proses reduksi sponge iron hasil reduksi karbotermik briket pasir besi dan bijih besi primer lokal serta menganalisa pengaruh dimensi dan geometri briket pasir besi dan bijih besi lokal terhadap kandungan Fe total dalam sponge iron. Sehingga, dalam penelitian ini terdapat dua variabel yaitu pengaruh rasio batu bara dan dolomit dan pengaruh dimensi serta geometri briket campuran pasir besi dan bijih besi primer.\nBahan baku yang digunakan dalam penelitian ini ialah pasir besi dan bijih besi primer. Kedua bahan baku tadi kemudian dilakukan milling dan dicampur serta dilakukan proses briketing. Proses briketing ini tergantung pada variasi dimensi dan geometri nya. Disisi lain, bed untuk penyedia reduktor gas CO terdiri dari serbuk batu bara dan dolomit yang dicampur. Pasir besi, bijih besi dan dolomit dikarakterisasi awal menggunakan EDX, XRD, dan TGA/DSC. Sedangkan batubara dikarakterisasi menggunakan analisa proksimat dan ultimat. Briket campuran pasir besi dan bijih besi kemudian dilakukan drying pada temperatur 1050C selama 3 jam. Setelah drying, briket yang sudah kering tadi dimasukkan ke dalam tungku muffle untuk dilakukan proses reduksi karbotermik pada temperatur 1350 0C selama 10 jam. Rasio campuran batu bara dan dolomit pada bed yang merupakan variabel dalam penelitian ini dimasukkan terlebih dahulu ke dalam crucible dalam muffle furnace kemudian briket diletakkan di atas bed dan terakhir, ditutup dengan bed di bagian atas briket. Setelah itu, produk reduksi tadi dilakukan pengujian XRD, EDX dan SEM. Hasil pengujian tadi kemudian dianalisa dan diambil kesimpulan bagaimana pengaruh rasio bed batu bara dan dolomit terhadap proses reduksi karbotermik. Selain itu, juga dilakukan analisa mengenai pengaruh dimensi serta geometri briket pada proses reduksi karbotermik. Dalam skala industri, hal ini akan diterapkan untuk reaktor TKDRI (Tunnel Kiln Direct Reduction of Iron).\n\nKata Kunci : pasir besi, bijih besi, reduksi karbotermik, sponge iron.\n