2018 : CELLULOSE NANOCRYSTALS (CNC) DARI ENCENG GONDOK TERMODIFIKASI DPPC SEBAGAI DRUG CARRIER KURKUMIN

Prof.Dr.Ir. Arief Widjaja M.Eng.
Prof. Setiyo Gunawan S.T., Ph.D
Hakun Wirawasista Aparamarta S.T, M.MT, Ph.D


Abstract

Cellulose nanocrystals (CNC) merupakan material maju dari selulosa yang dapat diaplikasikan dalam berbagai macam aplikasi. Hal ini dikarenakan CNC memikili karakteristik yang unggul, seperti memiliki luas permukaan yang tinggi, biokompatibel, biodegradable, dan non-toxic. CNC dapat terbuat dari berbagai macam material yang mengandung selulosa sebagai bahan utama. Oleh karena itu, enceng gondok sangat berpotensi untuk menjadi bahan baku pembuatan CNC karena memiliki kandungan selulosa yang cukup tinggi berkisar antara 18-36%. Proses pembuatan CNC dari material alam seperti enceng gondok terdiri dari beberapa tahapan, yaitu pretreatment delignifikasi, pretreatment bleaching, dan hidrolisis asam. CNC yang dihasilkan diharapkan memiliki ukuran nanometer dan memiliki kristalinitas tinggi. CNC dapat diaplikasikan sebagai drug carrier untuk obat hidrofobik. Namun diperlukan adanya modifikasi khusus agar meningkatakan kapasitas pemuatan dari CNC. Modifikasi yang dikembangkan adalah dengan mengkombinasikan CNC dengan 1,2-Dipalmitoyl-sn-glycero-3-phosphocholine (DPPC) sebagai surfaktan. DPPC dinilai aman bagi kesehatan manusia dan keamanan lingkungan dibandingkan dari surfaktan yang sebelumnya telah digunakan. DPPC merupakan surfaktan yang biasa digunakan dalam bidang medis sebagai kompone pulmonary surfactant. Dalam penelitian ini, CNC akan dibuat dari enceng gondok dengan metode hidrolisis asam dan kemudian dimodifikasikan dengan DPPC. CNC-DPPC yang dihasilkan akan diujikan dengan mengadsorpsi kurkumin sebagai obat hidrofobik, sehingga dapat dibuktikan bahan DPPC akan meningkatkan kapasitas pemuatan obat hidrofobik dalam CNC.