2020 : Studi Kebijakan Penyesuaian Volume Tampungan Pada Rencana Kawasan Terbangun Dengan Memperhitungkan Kondisi Drainase Saluran Persil Diluar Kawasan (Kajian Studi Kota Surabaya)

Muhammad Hafiizh Imaaduddiin S.T., M.T.

Year

2020

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Dalam Peraturan Menteri PU No. 11 / PRT / M /2014, tertuang pengertian sebagai berikut ; • Disampaikan mengacu pada dalam perpu no. 36 tahun 2005 tentang peraturan pelaksanaan UU no. 28 tahun 2002 tentang bangunan Gedung, bahwa setiap bangunan Gedung harus dilengkapi dengan penyaluran air hujan sebagai salah satu persyaratan sistem sanitasi. • Pasal 8 : Penetapan status wajib kelola air hujan pada bangunan Gedung dan persilnya. • Pasal 9 ayat 4 : status wajib kelola air hujan meliputi ; Status wajib kelola air hujan persentil 95 dan berdasarkan analisis hidrologi spesifik • Pasal 14 ayat 2 : Jenis sarana pengelolaan air hujan sebagaimana dimaksudkan adalah meliputi : Sarana penampungan air hujan; sarana retensi ; dan sarana detensi. Makin meningkatnya usaha atau kegiatan pembangunan berbagai bidang di Kota Surabaya akan memberikan konsekuensi logis timbulnya dampak (perubahan) terhadap banjir, dimana pertumbuhan bangunan permukiman maupun sejenisnya merubah luasan tampung aliran air menjadi lahan run off (aliran permukaan). Oleh karena itu Penelitian ini ingin memberikan kontribusi berupa perhitungan volume tampungan yang sesuai keperuntukkannya dan sesuai kondisi drainase persil diluar kawasan untuk menghindari adanya bangkitan debit atau kemungkinan terjadinya aliran permukaan yang tinggi dan mengubah sistem drainase yang ada di area pematusan yang sudah ditetapkan diluar kawasan. Kata kunci : Tampungan, Drainase, Hidrologi, Luas Bangunan.