2018 : Inovasi Antifoam Agent dari Minyak Bintaro (Carbera Manghas L) dengan Metode Transesterifikasi Menggunakan Modifikasi Gelombang Mikro

Ir. Agung Subyakto MS.
Achmad Ferdiansyah Pradana Putra ST, MT

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Pertumbuhan industri di Jawa Timur terus mengalami kenaikan. Di dalam proses operasi industri tersebut banyak digunakan fase liquid. Hal ini memiliki resiko untuk terbentuknya buih atau foam yang dapat mempengaruhi kapasitas pompa pada tangki penyimpanan dan menyebabkan pertumbuhan bakteri berbahaya. Solusi dari permasalahan ini adalah dengan menambahkan antifoam. Sayangnya antifoam yang ada di pasaran saat ini langka dijumpai karena merupakan produk impor sehingga memiliki harga yang relatif mahal serta mengandung surfaktan yang sulit diuraikan di alam. Oleh karena itu, dibutuhkan antifoam yang efektif dan ramah lingungan yang berasal dari alam. Salah satunya adalah dari methyl ester yang banyak terkandung di dalam minyak nabati. Jenis minyak nabati yang belum banyak dimanfaatkan adalah minyak bintaro. Minyak nabati ini terkandung pada biji tanaman Bintaro yang banyak dijadikan tanaman reboisasi sehingga mudah dijumpai di tepi jalan raya. Kandungan minyak dalam bijinya cukup tinggi yaitu 43-64%. Berbagai metode dan cara untuk pembuatan methyl ester dari minyak nabati telah banyak dilakukan. Metode Acid-Catalyzed Esterification dan Alkali-Catalyzed Tranesterification merupakan metode sederhana untuk membuat methyl ester dari minyak nabati namun memiliki kekurangan yaitu yield biodiesel yang rendah. Kemudian dilakukan pengembangan dengan metode transesterifikasi tanpa proses esterifikasi dengan perbandingan mol rasio minyak dan methanol sehingga mendapatkan yield yang lebih besar. Tetapi metode ini masih memiliki kekurangan yakni membutuhkan waktu yang lama. Salah satu metode pemanasan yang cukup efektif dan cepat untuk mengatasi permasalahan dalam penelitian sebelumnya adalah dengan microwave. Pemanasan dengan microwave untuk proses transesterifikasi menyebabkan proses berjalan lebih cepat karena mampu mensintesis pori-pori dari bahan baku. Pada penelitian ini dilakukan proses pengambilan methyl ester dari minyak bintaro dengan inovasi penambahan gelombang mikro sebagai pemanas sehingga dapat menghasilkan methyl ester dalam waktu yang lebih cepat. Selanjutnya methyl ester yang didapatkan akan diuji tes ketinggian foam untuk mengetahui efektivitas antifoam yang dihasilkan. Kata kunci: Bintaro, Transesterifikasi, Microwave, Methyl ester, Antifoam.