2017 : Konversi Biomassa Eceng Gondok menjadi Energi Listrik Melalui LCFC (Liquid Catalyst Fuel Cell)

Dr.rer.nat. Fredy Kurniawan S.Si., M.Si
Yatim Lailun Nimah S.Si, M.Si., Ph.D

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Listrik merupakan kebutuhan primer manusia yang mayoritas sumbernya dari bahan bakar minyak yang tidak dapat diperbaruhi, maka dibutuhkan sumber energi alternatif yang dapat diperbaruhi dan ramah lingkungan, salah satunya adalah dengan pengolahan limbah biomassa eceng gondok. Pada penelitian ini eceng gondok akan dikonversi menjadi energi listrik melalui sel bahan bakar dalam bentuk LCFC (Liquid Catalyst Fuel Cell). Hal ini dikarenakan biomassa eceng gondok mengandung lignoselulosa yang dapat dijadikan sebagai sumber awal sel bahan bakar yang dapat diperbaruhi, berkelanjutan, dan mengahasilkan karbon yang netral. Tujuan utama dari penelitian ini adalah dapat terealisasinya penggunaan eceng gondok sebagai bahan bakar secara langsung, DBFC (Direct Biomass Fuel Cell) melalui LCFC. Untuk mencapai tujuan tersebut dibutuhkan tiga tahapan, yakni perakitan dan pengujian, optimas, dan aplikasi. Tahap pertama perakitan dan pengujian yang akan dibahas dalam proposal ini, yakni mulai dari pengolahan biomassa eceng gondok, perancangan desain LCFC melalui pertimbangan beberapa literatur, perakitan LCFC dari hasil desain yang telah dibuat, dan pengujian efisiensi LCFC. Eceng gondok diolah dengan cara pengeringan dan dehidrasi, selanjutnya disiapkan semua kebutuhan bahan untuk merakit sel bahan bakar seperti larutan standar, larutan elektrolit untuk katalis anoda berupa PMo12 dan katoda P3Mo18V7. LCFC menggunakan membran Nafion 115 yang diapit di antara dua elektroda grafit 3D tanpa pembebanan logam dengan anoda dan katoda katalis. Dengan adanya inovasi ini diharapkan dapat memberikan alternatif sumber energi listrik baru yang bisa berkelanjutan dan lebih ramah lingkungan serta dapat meningkatkan nilai tambah manfaat limbah biomassa eceng gondok.