2016 : Pemodelan dan Analisa Dinamis Sistem Suspensi Aktif Dengan Sistem Kendali H(infty) Output-Feedback dan Kompensator Anti-Windup

Prof. Ir. I Nyoman Sutantra M.Sc., Ph.D
Dr.Eng. Unggul Wasiwitono ST., M.Eng.Sc.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Suspensi merupakan salah satu bagian penting dari kendaraan. Suspensi memiliki fungsi sebagai penghubung antara bodi dengan roda suatu kendaraan, serta memastikan roda tetap melakukan kontak dengan jalan. Performa dari suspensi kendaraan dievaluasi berdasarkan kriteria sebagai berikut: kenyamanan dilihat dari kemampuan suspensi mengisolasi getaran akibat ketidakrataan jalan, keamanan dilihat dari kemampuan ban menapak jalan (road holding) dan defleksi dari suspensi harus lebih kecil dari batasan yang telah ditentukan. Masalah mendasar dari desain sistem suspensi kendaraan adalah untuk memberikan kompromi antara tiga performa tersebut. Salah satu cara untuk memastikan kompromi antara performa yang saling berlawanan adalah dengan menggunakan suspensi yang dapat dikontrol. \nStrategi pengendalian sistem suspensi aktif sudah banyak dibahas di literatur. Akan tetapi kebanyakan strategi yang ditawarkan adalah fokus pada peningkatan efisiensi isolasi getaran. Kekurangan dari sistem suspensi aktif adalah kebutuhan energi yang besar. Sehingga aplikasi dari sistem suspensi aktif masing terbatas pada mobil kelas atas saja. Masih sedikit penelitian pada sistem suspensi aktif yang memperhitungkan kebutuhan energi. Selain itu kebanyakan sistem suspensi aktif menggunakan sistem kendali state-feedback. Kelemahan dari sistem kendali ini adalah memerlukan semua state dapat diukur atau memerlukan observer untuk memperkirakan state dari sistem. \nPada penelitian ini akan dikaji performa yang dapat dihasilkan dari penggunaan sistem pengendalian output-feedback untuk sistem suspensi aktif. Kelebihan dari sistem kendali ini adalah tidak memerlukan semua state dapat diukur. Sintesa sistem pengendali output-feedback yang akan digunakan adalah dengan H_infinity framework. Selain itu kajian tentang kebutuhan energi dari sistem suspensi aktif dengan kompensator anti-windup dan sistem Slow-Active Suspension (SAS) juga akan dilakukan. Circle Criterion dan performa gain L_2 akan digunakan untuk mensintesa kompensator anti-windup.