2018 : PENGEMBANGAN SISTEM PENGELOLAAN PENDAPATAN PADA INTELLIGENT TRANSPORT SYSTEM

Ir. Gatot Kusrahardjo
Istas Pratomo ST. MT.

Year

2018

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

“Smart-city & Intelligent Approach�merupakan terminologi yang membuat kota-kota di Indonesia tertantang untuk memanfaatkan TIK di semua aktifitas. Rektor ITS telah memasukkan smart-city sebagai salah satu andalan kiprah ITS dan hal itu mendorong SIEC-ITS (Pusat studi mandiri bidang smart-city dan solusi cerdas ITS) melakukan pengembangan dan inovasi, yang tidak saja yang bersifat makro (kebijakan dan frame work), tapi juga aplikasi nyata di lapangan, berupa hardware dan software. Master-Plan Intelligent Transportation Surabaya (ITS) adalah contoh produk makro yang dijadikan rujukan hingga saat ini. Master Plan ini melahirkan inovasi aplikasi S-ITS, sebuah sistem pengaturan lalu-lintas adaptif yang seluruh interfacenya dikembangkan oleh anak-anak bangsa. SIEC-ITS melakukan integrasi sistem e-Dishub, sebagai bagian dari konsep “Smart-Mobility� Dengan integrasi ini, maka data dan informasi dari aplikasi e-Lalin, e-Transport, e-Perijinan, e-Pengujian, e-Sekretariat, e-Terminal, termasuk e-Parkir akan berada dalam satu platform terpadu, sehingga manajemen lalu-lintas, penataan transportasi dan pengendalian sarana-prasarana dapat dilakukan secara tepat, efektif dan efisien. Melalui penelitian ini, SIEC-ITS akan melakukan penelitian sistem manajemen armada, khususnya sistem manajemen revenu untuk angkutan massal cepat (AMC) Surabaya, yang dikelola dalam kerangka Smart-Mobility. Manajemen revenu yang berpusat pada konsep e-Ticketing memang bukan hal yang baru, sistem ini sudah dimulai sejak 2 puluhan tahun yang lalu, di negara-negara maju. Harus diakui banyak sistem yang diklaim canggih, tetapi tidak siap untuk dikembangkan dan diintegrasikan. Dengan bukti sistem SITS di Surabaya, maka sistem e-Ticketing Surabaya harus diarahkan agar menjadi sistem yang benar-benar handal, efektif dan efisien, sebagai bagian dari Revenue Management bidang Transportasi.