2011 : PERILAKU STRUKTURAL TEROWONGAN APUNG TERENDAM DENGAN KONFIGURASI KABEL YANG BERBEDA DIBAWAH BEBAN ALAM

Prof.Dr.Ir. I Gusti Putu Raka


Abstract

Makalah ini mempresentasikan perilaku struktural dari Submerged Floating Tunnel (SFT) untuk menyeberang Kepulauan Seribu yang dibebani beban lingkungan dengan menggunakan konfigurasi kabel yang berbeda. SFT adalah struktur tubular terendam di dalam air pada kedalaman tetap, yang mempunyai keunggulan ditinjau dari sudut pandang struktural, ekonomi dan dampak lingkungan. Secara khusus, tampaknya menjadi sistem yang cocok untuk penyeberangan jalur air di zona kegempaan, karena interaksi dengan air menyediakan redaman tambahan dan inersia dengan gerakan struktural. Untuk mengevaluasi respon struktural SFT pada peristiwa seismik, analisis respon spektrum dilakukan dengan mempertimbangkan pada eksitasi multi dukungan tanah. Konfigurasi sistem kabel yang berbeda dipertimbangkan dalam penelitian ini. Analisis statis dan dinamis dilakukan untuk mengetahui konfigurasi terbaik. Meskipun tidak dapat menyebabkan kesimpulan yang pasti, hasilnya memberikan indikasi tentang respon seismik yang berguna untuk Submerged Floating Tunnel. Berdasarkan analisis, SFT dengan dua kabel diagonal tegak lurus dengan badan SFT (disebut Tipe C) menunjukkan hasil yang baik.