2018 : MENUJU ENERGI MANDIRI MELALUI PENGGUNAAN SOLAR PANEL SEBAGAI PILIHAN RENEWABLE ENERGY DI INDONESIA: PERSPEKTIF DARI KONSUMEN

Dr. Ir. Janti Gunawan M.Eng.Sc.., M.Com.IB
Dwi Oktavianto Wahyu Nugroho S.T., M.T
Ahmad Fauzan Adziimaa S.T., M.Sc
Ni Luh Putu Satyaning Pradnya Paramita S.Si., M.Si
Geodita Woro Bramanti S.T., M.Eng.Sc
Satria Fadil Persada S.Kom,MBA,Ph.D
Dewie Saktia Ardiantono S.T.,M.T
Varah Nuzulfah S.M.,MBA


Abstract

Pusat Studi Energi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM)-Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) telah mengeluarkan diagram batang ikan yang telah berjalan dari tahun 2017 hingga 2020, dimana banyak pendekatan energi yang menjadi pusat perhatian para peneliti berupa intervensi dari aspek sumber, transformasi, penggunaan hingga keberlanjutan. Tema yang diusulkan oleh peneliti saat ini adalah bagaimana praktik kemandirian energi melalui penggunaan solar panel dilihat dari sudut pandang konsumen. Sudah menjadi fakta bahwa Indonesia merupakan negara tropis dengan kekayaan sinar matahari yang melimpah sepanjang tahun. Hal ini menjadi kelebihan yang positif dimiliki oleh negara tropis di belahan dunia. Namun, tidak semua negara tropis dapat memanfaatkan kelebihan sinar matahari yang ada menjadi energi yang dapat diolah. Hal ini sering terjadi, terutama pada negara tropis dengan tipe negara berkembang. Negara berkembang memiliki banyak keterbatasan teknologi dan keterbatasan kemampuan pada human capital, sehingga banyak tertinggal secara pemanfaatan teknologi dan pemanfaatan energi dibandingkan dengan negara-negara maju. Untuk pendekatan teknologi, hal ini dapat diatasi dengan membeli teknologi dari penyedia peralatan teknologi canggih. Namun hal ini menjadi berbeda pada pendekatan human capital, mendatangkan para pakar dari luar tidak menjamin konsumen dapat siap menerima implementasi teknologi canggih yang akan digunakan. Salah satu penggunaan teknologi canggih di bidang renewable energi adalah dengan solar panel. Solar panel dapat menghasilkan energi listrik terbaharukan melalui sinar matahari. Penggunaan solar panel dapat membantu baik masyarakat maupun pemerintah dalam upaya ketersediaan energi listrik untuk kegiatan sehari-hari. Hal ini juga bisa menjadi bentuk dukungan terhadap program dan kebijakan Presiden RI berupa 35000 MW listrik untuk Indonesia. Memastikan penggunakan teknologi solar panel tidak hanya terbatas pada proses instalasi, namun juga bagaimana konsumen siap dalam menerima teknologi ini baik dari sudut pandang perilaku maupun kesiapan pengetahuan dalam penggunaan. Dalam penelitian ini, pendekatan eksploratif terhadap perspektif konsumen dalam menerima teknologi solar panel akan dilakukan. Di penelitian ini, kesiapan konsumen Indonesia akan di lihat dan kekurangan dalam proses transfer teknologi yang sudah berjalan akan menjadi poin perbaikan dalam perumusan strategi untuk memastikan teknologi renewable energy dapat diterima sepenuhnya. Tujuan akhir dari penelitian ini akan membuat model evaluasi terhadap perilaku konsumen untuk menerima teknologi solar panel didukung dengan adanya perumusan strategi agar baik pemerintah maupun sektor penyedia teknologi renewable energy dapat memberikan transfer teknologi dengan lebih optimal. Kata kunci: Energi Mandiri; Solar Panel; Perspektif Konsumen; Model; Strategi