2014 : Desalinasi Air Payau Menjadi Air Minum Dengan Menggunakan Metode Elektrodialisis

Arseto Yekti Bagastyo S.T., M.T., M.Phil,
Alfan Purnomo S.T., M.T.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Cadangan air di Indonesia mencapai 2.530 km3/tahun yang termasuk dalam salah satu negara yang memiliki cadangan air terkaya di dunia. Namun tidak semua daerah memiliki sumberdaya yang baik. Apalagi wilayah pesisir pantai maupun pulau – pulau kecil. memiliki kualitas buruk karena air tanahnya asin atau payau. Sumber air payau yang biasanya digunakan berasal dari air tanah yang menjadi salin atau asin. Hal ini terjadi karena intrusi air laut atau merupakan akuifer air payau alami. Air payau alami memiliki range Total Dissolved Solid (TDS) yang cukup tinggi yaitu 1.000 – 10.000 mg/L. Oleh karena itu dibutuhkan suatu pengolahan air payau yang sesuai dengan kondisi sosial, budaya, ekonomi dan sumberdaya manusia. Salah satunya dengan elektrodialisis. Dalam penelitian ini bertujuan untuk menentukan efisiensi penyisihan garam, kuat arus, dan jumlah kompartemen dalam air sampel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah proses elektrodialisis dengan dua variabel yaitu tegangan listrik dan jumlah kompartemen.