2017 : METODE DESAIN CITY BRANDING UNTUK DESAIN KOMUNIKASI VISUAL

Ir. Baroto Tavip Indrojarwo M.Si
Bambang Mardiono Soewito S.Sn, M.Sn

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Peradaban suatu bangsa dapat direpresentasikan oleh keunikan, keteraturan dan keindahan tata kotanya. Salah satu metode dalam mendukung keberadaan kota adalah pengembangan desain city branding yang bertujuan untuk membangun identitas, citra dan positioning sebuah kota sehingga kota mudah dikenal dan diingat karena potensi-potensinya. Indonesia memiliki 415 kabupaten dan 93 kota, 1 kabupaten administrasi yaitu Kepulauan Seribu dan 5 kota administrasi yaitu Jakarta Utara, Selatan, Timur, Selatan, Barat dan Pusat. Setiap kota/kabupaten memiliki logo resmi (official) sebagai identitas resmi kepemerintahan. Setiap kota/kabupaten juga mempunyai cirikhas tertentu dari potensi yang dimiliki, seperti: karya seni-budaya, arsitektur, alam, karakter masyarakat atau ciri khas lainnya yang merupakan identitas yang diharapkan dapat menjadi citra positif bagi segenap sasaran konsumennya. Walaupun merupakan salah satu program yang efisien untuk membuat kota menjadi terkenal, program city branding masih belum banyak dilakukan oleh kota/kabupaten di Indonesia. Sebagian besar branding kota hanya berhenti pada kepemilikan logo dan slogan (tagline) tanpa disertai program yang integratif dan berkelanjutan, sehingga branding kota menjadi tidak dapat diukur keberhasilannya. Fenomena ini disebabkan oleh tidak terintegrasinya antara konsep dan desain city branding secara fungsi manajemen dengan fungsi desain komunikasi visual. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun metode riset dan metode desain city branding yang sesuai dengan kebutuhan ilmu dan profesi desain komunikasi visual. Penelitian ini akan menghasilkan luaran berupa: 1) metode riset dan desain desain city branding untuk desain komunikasi visual, dan 2) metode riset dan desain untuk membuat media derivasi dari city branding, meliputi: media administrasi kantor, media pemasaran, media identitas lingkungan dan suvenir.\nKata kunci: metode riset, metode desain, city branding, media derivasi\n