2017 : POTENSI DAN KESIAPAN ITS DALAM MENGEMBANGKAN MASSIVE OPEN ONLINE COURSE (MOOC): STRATEGI APLIKATIF IMPLEMENTASI MOOC BERDASARKAN QUANTITATIVE STRATEGIC PLANNING MATRIX

Feby Artwodini Muqtadiroh S.Kom., MT.
Amna Shifia Nisafani S.Kom, M.Sc

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi potensi dan kesiapan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk membangun dan mengimplementasikan Massive Open Online Course (MOOC) dan berfokus pada harapan dan persepsi pembelajar (peserta didik atau mahasiswa) dan instruktur (pengajar atau dosen) yang selaras dengan Rencana Strategi ITS. Dengan melihat kondisi eksisting ITS yang memiliki kesempatan untuk berhasil mengimplementasikan MOOC setelah keberhasilan implementasi Share ITS.\n\nDalam beberapa tahun terakhir, pembelajaran online telah berkembang dengan cepat dalam skala, signifikansi dan penerimaan global yang tinggi dibuktikan dengan munculnya dan pertumbuhan yang luar biasa dari MOOC yang bukan hanya pembelajaran online seperti pada umumnya. MOOC adalah suatu perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) berbasis internet yang mempromosikan peningkatan pendaftaran pembelajar (peserta didik) dan pemanfaatan sumber daya pendidikan terbuka secara online dengan skalabilitas yang tinggi. MOOC menyediakan lingkungan yang berbeda dalam belajar bahwa terdapat setidaknya tiga (3) peran utama dalam MOOC: student, teacher, dan teaching assistant. MOOC juga memberikan fleksibilitas yang tinggi untuk memenui harapan belajar peserta didik yakni melalui penerapan layanan jejaring sosial seperti Facebook, Wiki, Blog, Twitter dan sebagainya untuk membangun kontak langsung antara pembelajar dengan pembelajar yang tertarik pada topik tertentu dan antara pembelajar dengan instruktur yang tidak tersedia di Learning Management System (Moodle) lainnya. Dan keunggulan utama MOOC adalah aksesibilitas yang tinggi yang dapat menampung puluhan ribu peserta didik secara global atau mendunia.\n\nUntuk itulah penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kesiapan ITS (online learning readiness) dalam rangka meraih keberhasilan dalam mengimplementasikan MOOC. Tingkat kesiapan akan menentukan arah strategi implementasi MOOC yang selaras dengan strategi ITS. Dan dari strategi tersebut, maka akan dilakukan penurunan detail strategi berdasar hasil analisis menggunakan analisis Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM).\n\nHasil penelitian nantinya diharapkan dapat menunjukkan sumber daya terbaik bagi mahasiswa, dosen, dan manajemen ITS dalam mengimplementasikan MOOC terlepas dari beberapa kekurangan dan kendala dari MOOC. Melalui implementasi strategi implementatif, diharapkan terwujud keberhasilan pembelajaran online dalam jangkauan yang luas dalam rangka mendukung internasionalisasi ITS. Sebagaimana penelitian-penelitian sebelumnya bahwa MOOC mampu menjamin: perluasan akses pembelajaran, pemasaran (marketing) dan branding image, serta potensi pengembangan sumber pendapatan baru (new revenue streams) dalam pendidikan tinggi, terlebih jika jangka panjangnya nanti akan dikembangkan pada program vokasi di ITS.