2017 : Pemodelan Hirarki Bayes untuk Sistem Pendukung Keputusan dalam Memilih Calon Pasangan Melalui Proses Ta’aruf

Dra. Wiwiek Setya Winahju M.S.
Prof., Drs. Nur Iriawan MIKom.,Ph.D.
Dr. Dra Kartika Fithriasari M.Si


Abstract

Perceraian mengalami peningkatan pada 5 tahun terakhir. Ada beberapa penyebab sehingga perceraian terjadi diantaranya Akhlak (Moral), Ekonomi (meninggalkan kewajiban), penganiayaan dan ketidakharmonisan. Ta’aruf merupakan cara untuk mengenal calon pasangan sebelum menikah. Ta’aruf diharapkan menjadi salah satu alternatif untuk dapat mengurangi tingkat perceraian di Indonesia karena calon pasangan sudah saling mengenal. Ta’aruf merupakan cara mengenal calon pasangan dengan tata cara sesuai syari’at agama islam. Ada beberapa kriteria dalam pemilihan pasangan diantaranya ekonomi, asal keluarga, fisik dan agama (moral). Kriteria yang menjadi prioritas utama dalam proses ta’aruf adalah agama atau moral. Pemilihan pasangan yang terbaik menjadi penting dalam proses ta’aruf untuk menjamin bahwa pernikahannya akan sakinah, mawaddah dan rahmah. perlu suatu metode untuk memberikan alternatif pasangan terbaik sebagai sistem pendukung keputusan. Penelitian ini bertujuan mendapatkan model pengambilan keputusan dalam proses ta’aruf berdasarkan faktor-faktor yang berpengaruh dan akan dilanjutkan dengan AHP sebagai pendukung keputusan dalam memilih pasangan terbaik. Penelitian ini diawali dengan melakukan survey terhadap beberapa orang yang sudah mengikuti proses ta’aruf dan menemukan jodohnya dalam proses ini. Survey dilakukan dengan menggunakan metode snowball sampling. Survey dilakukan terhadap perorangan dan beberapa komunitas ta’aruf yang ada di Indonesia. Berdasarkan hasil survey akan dilakukan pemodelan untuk mendapatkan faktor yang berpengaruh terhadap pengambilan keputusan dalam proses ta’aruf dengan menggunakan metode Naive Bayes. Selanjutnya menggunakan AHP untuk melakukan pemilihan calon terbaik sebagai sistem pendukung keputusan. Selain itu, pemodelan terhadap banyaknya ta’aruf yang sudah pernah dilakukan oleh responden sebelum menemukan jodoh juga akan dilakukan berdasarkan faktor yang berpengaruh.