2017 : PEMODELAN SPASIAL TERHADAP PERUBAHAN PEMANFAATAN RUANG DI KAWASAN JEMBATAN BARU SURABAYA UNTUK MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN PARIWISATA BERKELANJUTAN

Cahyono Susetyo ST., MSc
Hertiari Idajati ST., M.Sc

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Jembatan Baru Surabaya yang merupakan obyek daya tarik wisata baru terletak di Kecamatan Bulak. Jembatan ini merupakan jembatan yang menghubungkan jalan pantai ria Kenjeran baru (kenpark) dengan pantai kenjeran lama Surabaya. Jembatan yang dikonsepkan menjadi ikon wisata bahari diharapkan terjadi perubahan signifikan pada kegiatan perekonomian di masyarakat pesisir sekitar Kenjeran. Kegiatan perekonomian yang mampu membuka peluang usaha dan mengurangi tingkat pengangguran bagi masyarakat Bulak. \nSebagai obyek daya tarik wisata baru, sarana dan prasarana menunjang kegiatan sangat diperlukan seperti sarana parkir, tempat makan, pusat oleh-oleh, akomodasi, dan utilitas pelayanan wisata lainnya. Kebutuhan sarana dan prasarana penunjang ini mulai dapat disediakan oleh warga setempat. Namun penyediaan sarana prasarana yang terjadi sifatnya masih sporadis belum dapat terintegrasi dengan baik dengan potensi-potensi yang lian di Kecamatan Bulak. Beberapa kegiatan baru yang muncul, banyak yang tidak sesuai dengan peruntukannya, seperti parkir liar di jalanan, perubahan kawasan permukiman yang menjadi kawasan perdagangan jasa dan lain sebagainya.\nOleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan-perubahan fungsi lahan yang terjadi akibat adanya obyek wisata Jembatan baru Surabaya dan memprediksi pola perubahan lahan yang akan terjadi di masa depan melalui pemodelan spasial. Sehingga dapat perencanaan pembangunan pariwisata berkelankutan dapat direalisasikan dan menjadi rekomendasi bagi pemerintah Kota Surabaya dalam memberikan kebijakan dan mengontrol perubahan pemanfataan ruang yang tidak di Kawasan Bulak yang sesuai dengan rencana tata ruang kota Surabaya.\n