2017 : VALUE CHAIN ANALYSIS UNTUK PENGEMBANGAN SUSTAINABLE MARITIME TOURISM

Dr.Ir. Bustanul Arifin Noer M.Sc.
Imam Baihaqi S.T., M.Sc., Ph.D.
Yudha Prasetyawan ST, M.Eng.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Kawasan pariwisata laut Surabaya berada di kawasan Pantai Kenjeran, tepatnya di Kecamatan Bulak. Beberapa destinasi wisata laut tersebut diantaranya adalah Kenjeran Park serta Taman Hiburan Pantai (THP). Untuk mendukung pengembangan pariwisata laut tersebut, pemerintah Kota Surabaya telah berupaya membangun berbagai infrastruktur. Misalnya dibangunnya Jembatan Surabaya yang menghubungkan kawasan Kenjeran Park dengan kawasan Taman Hiburan Pantai (THP) di Kenjeran Lama. Jembatan tersebut didukung dengan adanya fasilitas berupa wahana Air Mancur Menari, yang saat ini menjadi daya tarik utama dari Jembatan Surabaya. Adanya jembatan tersebut juga teritegrasi dengan Sentra Ikan Bulak (SIB) yang difungsikan sebagai kawasan wisata kuliner kampung nelayan, yang menawarkan berbagai kuliner dan produk komoditas hasil olahan laut. Akan tetapi, adanya pengembangan sarana dan prasarana seperti Sentra Ikan Bulak tersebut belum sepenuhnya didukung dengan peran aktif dari masyarakat. Hal ini ditandai dengan perilaku masyarakat khususnya di kampung nelayan Sentra Ikan Bulak yang belum bisa menjaga kebersihan kawasan sentra wisata. Beberapa komoditas lain yang juga banyak dihasilkan di kawasan Kecamatan Bulak adalah kerajinan dari bahan dasar kerang dan sentra industri pembuatan sepatu. Adanya berbagai infrastruktur yang telah dikembangkan oleh pemerintah Kota Surabaya pada kenyataannya belum mampu menunjang peningkatan nilai komoditas yang ada. Untuk itu pada penelitian ini akan dilakukan identifikasi potensi dan variasi komoditas yang berpeluang untuk dikembangkan hingga perumusan rekomendasi tahapan (milestone) dari pengembangan fisik dan non-fisik kawasan wisata laut.