2015 : Peningkatan efisiensi di PT Varia Usaha Beton dengan menerapkan lean manufacturing

Prof. Ir. Moses Laksono Singgih M.Sc Ph.D


Abstract

Dalam dunia industri banyak persaingan yang terjadi untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Persaingan tersebut meliputi produk, proses produksi, maupun kinerja dari industri. Produk yang dimaksud adalah hasil dari produksi dimana ada atau tidaknya cacat. Untuk proses produksi dapat dilihat dari peralatan yang digunakan, waste yang dihasilkan, serta waktu tunggu antar proses. Kinerja industry dilihat dari jam kerja, kedisiplinan pekerja, serta keahlian pekerja. Adapun yang menjadi perumusan masalah pada penelitian ini adalah menganalisa dan meminimalkan waste pada proses produksi U-ditch dengan pendekatan Lean Manufacturing. Waste sendiri didefinisikan sebagai segala aktivitas kerja yang tidak memberikan nilai tambah dalam proses transformasi input menjadi output sepanjang value stream. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan jenis pemborosan yang paling sering terjadi adalah waiting (21.30%), defective parts (18.34%), dan movement (17.75%). Mapping tools yang digunakan berdasarkan hasil konversi skor kuisioner ke dalam Matriks VALSAT adalah