2019 : Optimasi Portofolio Saham Menggunakan Model Predictive Control Dengan Prediksi Berbasis Geometric Brownian Motion-Kalman Filter

Endah Rokhmati Merdika Putri S.Si.M.Si., Ph.D
Wawan Hafid Syaifudin M.Si., MAct.Sc

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Saham merupakan salah satu jenis investasi yang disediakan oleh pasar modal kepada investor. Dalam investasi saham, terdapat dua hal yang menjadi pertimbangan investor, yaitu return dan risiko. Tujuan utama dalam investasi saham adalah memaksimalkan return dengan tingkat risiko tertentu atau meminimalkan risiko dengan tingkat return tertentu. Ketika seorang investor melakukan proses invetasi saham, maka investor tersebut akan menjual atau membeli beberapa jenis saham yang berbeda kemudian mengumpulkannya menjadi satu di dalam satu kelompok aset yang disebut sebagai portofolio saham. Untuk meminimalkan tingkat risiko pada saat berinvestasi, seorang investor umumnya akan melakukan diversifikasi atau penyebaran investasi pada beberapa perusahaan di dalam portofolio sahamnya. Dalam manajemen portofolio saham, terdapat permasalahan dinamis yang melibatkan pergerakan atau perubahan harga saham di setiap waktu. Selain itu, terdapat permasalahan lain mengenai optimasi portofolio saham yang melibatkan sistem kendali untuk mengontrol modal dari investor dengan tujuan untuk memaksimalkan keuntungan bagi investor. Oleh karena itu, terdapat dua hal penting yang akan dilakukan di dalam penelitian ini, yaitu prediksi harga saham dan penyelesaian permasalahan optimasi portofolio saham. Adapun dalam penelitian ini, metode yang akan digunakan untuk prediksi harga saham adalah geometric brownian motion-kalman filter (GBM-KF). Sedangkan permasalahan optimasi portofolio saham akan diselesaikan dengan menggunakan model predictive control (MPC). Dari hasil estimasi dengan menggunakan metode GBM-KF, diharapkan akan diperoleh hasil prediksi harga saham dengan akurasi yang baik. Selain itu, untuk mengatasi permasalahan optimasi portofolio saham, diharapkan metode MPC akan mampu memaksimalkan return serta meningkatkan jumlah modal yang dimiliki oleh investor dengan tetap menjaga seluruh variabel kontrol di dalam batasan constraint.