2018 : URBAN ISLAMIC HERITAGE: PRINCIPLE AND CONCEPT IN ISLAMIC CITY

Ardy Maulidy Navastara ST., MT.
Karina Pradinie Tucunan S.T., M.Eng.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Islam sebagai agama mayoritas dan juga sebagai agama terbesar kedua di dunia dengan pertumbuhan yang meningkat pesat terutama di Eropa dan juga Amerika merupakan representasi dari masa depan dunia. Berdasarkan data dan hasil proyeksi pada The Future of World Religions: Populations Growth Populations 2010-2050 sekitar 73% dari dunia akan dihuni oleh muslim dan disusul oleh agama lain dengan proposi terbesar adalah agama kristen sekitar 35%. Hal ini mengindikasikan adanya antusias yang besar terhadap keberagamaan sehingga dapat diprediksikan bahwa Negara, Kota hingga level lingkungan akan mendambakan lingkungan yang beragama (dalam hal ini adalah islam). Islam diamanahkan oleh Tuhan semesta alam sebagai rahmatan lil alamin (rahmat bagai alam semesta) yang ini berlaku pada setiap pemeluknya supaya menjadi perwakilan – perwakilan Tuhan di muka bumi untuk menjamin keselamatan bagi seluruh manusia, bukan hanya pada masyarakat yang memeluk agama islam (muslim). Representasi dari agama ini adalah sebuah jaminan bahwa dalam islam maka hak dan kewajiban semua manusia yang berada dalam pemerintahan islam (dan tidak memeranginya) terjamin dengan baik. Islamic Heritage sebagai perwujudan pelestarian tangible dan intangible value dari warisan kebudayaan islam, baik itu yang berada di negara- negara dengan mayoritas non muslim ataupun negara muslim. Secara khusus UNESCO pada tahun 2018 juga telah mengagendakan pertemuan di Bahrain pada Juni mendatang dengan tema spesifik islamic heritage. Pengukuran mengenai kota islam sangat penting untuk dilakukan terutama masih banyaknya kritik pada hasil penelitian yang lampau (Askari) yang mengesampingkan nilai pokok islam, mengenai pengukuran terhadap negara namun tidak kota walaupun indeks tersebut berjudul indeks kota islam dan bukan negara islam dan lain sebagainya. Tujuan besar dari penyusunan prinsip kota islam ini adalah untuk memberikan payung bagaimana dalam konteks perkotaan apabila terdapat urban heritage yang memiliki nilai islam dibangkitkan kembali hal – hal apa saja yang harus ada, diperbolehkan atau bahkan dilarang sesuai dengan tuntutan islam. Kata Kunci: Islamic City, Urban Islamic Heritage, Prinsip dan Konsep Kota Islam