2017 : Judul Penelitian: Diversitas hewan spons (Porifera) yang berasosiasi dengan ekosistem mangrove di kawasan perairan Sepulu, Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur

Dr.rer.nat. Edwin Setiawan S.Si., M.Sc
Farid Kamal Muzaki S.Si, M.Si
Nova Maulidina Ashuri, S.Si, M.Si


Abstract

Indonesia memiliki sumber keanekaragaman hayati yang besar terutama keanekaragaman hayati dari hewan laut. Spons merupakan salah satu hewan laut yang belum banyak diekplorasi di Indonesia. Menurut data dari World Porifera Database dan publikasi asing mengenai studi pada spons, keanekaragaman spons di Indonesia termasuk dalam kriteria yang tinggi atau tergolong sebagai “hotspot area” spesies spons. Spons merupakan hewan sesil bentik yang memiliki peran penting dalam ekosistem pesisir. \nHabitat mangrove adalah ekosistem pesisir yang merupakan habitat yang penting bagi spons. Akan tetapi, penelitian mengenai diversitas spons mangrove di Indonesia atau bahkan skala luas seperti area Indo-Pasific masih relatif sedikit dipublikasikan dikarenakan faktor pasang surut yang sangat tinggi. Penelitian tentang spons mangrove di Indonesia hanya terpublikasikan sebanyak dua artikelm yakni di Kalimantan dan Sulawesi. Sedangkan penelitian spons mangrove di Pulau Jawa ataupun Provinsi Jawa Timur baru saja dilakukan pada tahun 2016 di Situbondo. Oleh karena itu, diperlukan tambahan data keanekaragaman lanjutan mengenai spons mangrove di Jawa Timur. \nPenelitian tambahan spons mangrove dilakukan pada bulan Juni 2017 hingga Januari 2018 di tiga stasiun sampling yang terletak di pesisir Desa Labuhan, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan, Madura – Jawa Timur. Stasiun sampling meliputi area mangrove Sonneratia (S), mangrove Rhizophora (R), dan mangrove campuran (C). Luaran penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai informasi keanekaragaman spons diekosistem mangrove di Desa Labuhan, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan, Madura – Jawa Timur serta selanjutnya dapat menjadi bahan kajian dalam upaya inventarisasi keragaman spons di Jawa Timur, Indonesia dan Kawasan Indo-Pasifik. \n \nKata kunci: Spons, Keanekaragaman hayati, Habitat mangrove, Kawasan Sepulu Madura \n