2017 : PENYUSUNAN KONSEP DESAIN DAN SUBSTANSI TRACER STUDI ALUMNI PWK ITS

Ema Umilia S.T., M.T
Mochamad Yusuf S.T., M.Sc.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember telah menghasilkan tidak kurang dari 680 orang alumni. Tentu ada sebagian yang bekerja masih dalam bidang ilmu Perencanaan Wilayah dan Kota, seperti misalnya mereka yang menjadi dosen, engineer dan peneliti, sedangkan sebagian lainnya sama-sekali bekerja di luar bidang studi-nya, seperti para pengusaha, politisi, birokrat dan pejabat pemerintahan.\nTracer study adalah studi pelacakan jejak lulusan/alumni yang dilakukan antara 1-3 tahun setelah lulus dan bertujuan untuk mengetahui outcome pendidikan dalam bentuk transisi dari dunia pendidikan tinggi ke dunia kerja. Kendala yang dihadapi oleh perguruan tinggi dalam melakukan tracer study adalah pada saat pengumpulan data. Beberapa perguruan tinggi masih melakukan pengumpulan data secara manual dengan cara menyebar kertas kuisioner dan wawancara melalui telepon terhadap alumni dan perusahaan.\nKurikulum suatu program studi ilmu keteknikan seperti Perencanaan Wilayah dan Kota, selama ini disusun dalam rangka membangun kompetensi lulusan agar siap untuk memasuki lapangan kerja. Beberapa dekade yang lalu, cara menyusun kurikulum seperti itu masih dimungkinkan karena secara relatif perkembangan dunia kerja masih dibilang agak statis. Tapi akhir-akhir ini, dengan dinamika perkembangan dunia kerja yang begitu cepat berubah, sulit sekali menentukan trend yang tepat. \nKurikulum seyogyanya disusun agar para lulusan kelak mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi banyak orang, atau minimal untuk dirinya sendiri. Diketahui hanya kurikulum yang berbasis penelitian dan pengembangan (R&D-based curriculum) yang melestarikan dan mengembangkan ilmu-pengetahuan dan teknologi sajalah yang memungkinkan untuk menghasilkan lulusan seperti itu. Kontribusi dan pengalaman para alumni ketika mereka masih di kampus, berupa berbagai kegiatan yang menghasilkan karya-karya inovasi, karya-karya ilmiah hasil penelitian dan pengembangan, bahkan mungkin lisensi dan paten, tentunya akan sangat bermanfaat bagi kehidupan mereka selanjutnya setelah meninggalkan kampus.\n