2017 : Kajian Teknologi dan Mekanisme Stabilisasi/Solidifikasi untuk Pengolahan Limbah B3

Prof. Dr. Yulinah Trihadiningrum M.App.Sc


Abstract

Pencemaran tanah oleh limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) sering terjadi akibat aktivitas manusia. Salah satu teknologi untuk pengolahan limbah B3 adalah stabilisasi/solidifikasi (S/S). Tujuan dari penulisan artikel ini adalah mengidentifikasi teknologi dan mekanisme aplikasi proses S/S dalam pengolahan limbah B3. Artikel ini disusun dengan mengumpulkan data terkait stabilisasi/solidifikasi dari berbagai sumber pustaka. Sumber pustaka yang digunakan berupa text book, jurnal ilmiah nasional dan internasional. Teknologi S/S terbagi menjadi tiga bagian yaitu S/S secara fisik, kimia, dan termal. S/S secara fisik tidak melibatkan reaksi kimia. S/S secara kimia memerlukan reaksi kimia untuk memungkinkan proses S/S berlangsung. S/S secara termal (vitrifikasi) menggunakan panas untuk melelehkan dan mensolidifikasi senyawa berbahaya pada massa yang solid seperti bahan-bahan yang mempunyai sifat seperti gelas. Teknologi stabilisasi/solidifikasi yang dapat diterapkan untuk pengolahan limbah B3 adalah kapsulasi mikro, vitrifikasi, dan stabilisasi/solidifikasi secara kimia. Kapsulasi mikro efektif untuk meremediasi tanah berpasir yang terkontaminasi kontaminan hidrokarbon. Vitrifikasi secara termal mampu digunakan untuk meremediasi tanah tercemar limbah B3 baik organik maupun anorganik. Imobilisasi kontaminan dilakukan dengan cara mengubah limbah menjadi gelas atau bahan kristalin. S/S berbasis semen portland dan pozzolan baik diterapkan untuk remediasi tanah tercemar limbah B3 dengan pH rendah dan mengandung senyawa halida. S/S berbasis pozzolan juga mampu mengatasi kontaminan mengandung …