2017 : PENGEMBANGAN KENDARAAN PRODUKTIF MULTIGUNA PEDESAAN BERBAHAN BAKAR GANDA

Prof. Ir. I Nyoman Sutantra M.Sc., Ph.D
Dr.Ir. Agus Sigit Pramono DEA.
Ir. Julendra Bambang Ariatedja MT.
Unggul Wasiwitono ST., M.Eng.Sc.


Abstract

Pada tahun 2012 sampai 2014, tim peneliti dari Laboratorium Otomotif ITS bekerjasama dengan industri dan pemerintah provinsi telah membuat prototipe Kendaraan Multiguna Pedesaan dengan mesin bensin 650cc. Dari tenaga yang dihasilkan dan fungsi yang dapat dilakukan masih belum optimum memenuhi kebutuhan masyarakat desa. Disamping itu masyarakat desa lebih memilih mesin diesel dengan tenaga yang lebih besar dan bisa menggunakan bahan bakar bio diesel yang dapat dibuat masyarakat desa. Perkembangan mesin untuk proses lanjut pasca panen semakin kompak terintegrasi dan butuh tenaga lebih besar dari yang dihasilkan mesin bensin 650 cc. \n Karena permasalahan tersebut maka pada penelitian ini dilakukan pengembangan dari kendaraan multiguna pedesaan menjadi Kendaraan Produktif Multiguna Pedesaan Bermesin Diesel Dengan Bahan Bakar Ganda. Kendaraan ini dirancang dengan menggunakan mesin diesel diatas 1000cc dengan tenaga diatas 20Kw agar dapat berfungsi untuk menggerakkan beberapa jenis mesin produksi. Akan dilakukan analisa traksi, kenyamanan, kestabilan arah, kekuatan secara simulasi dan eksperimen sebagai pengembangan dari kendaraan multiguna sebelumnya. Juga akan dilakukan pengujian untuk fungsi multigunanya yang produktif, pengujian kinerja traksinya, pengujian prilakunya dan pengujian ketahanannya sesuai kebutuhan masyarakat desa. Kendaraan ini dirancang sedemikian agar dapat dirakit oleh industri lokal, dan sebesar mungkin komponennya dapat dibuat oleh UKM lokal.\nDari penelitian ini akan dihasilkan publikasi dan usulan paten serta prototipe dari Kendaraan Produktif Multiguna bermesin Diesel Dengan Bahan Bakar Ganda. Kendaraan ini direncanakan dapat berfungsi sebagai alat transportasi barang dan orang, untuk proses produksi hasil pertanian dan perkebunan, untuk mobil toko sebagai sarana pemasaran produk desa, serta untuk menggerakkan pompa irigasi atau pompa banjir. Disamping kemampuan tersebut, kendaraan ini dirancang dapat mencapai kecepatan maksimum 80 km/jam dan kemampuan tanjakknya dengan sudut maksimum sebesar 30 derajat sesui dengan kondisi desa masing-masing.\n