2021 : Ekstraksi logam Tanah Jarang dari Monasit dengan Metode Smelter

Dr. Sungging Pintowantoro ST., MT.

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Saat ini, kebutuhan logam tanah jarang semakin meningkat. Hal tersebut disebabkan oleh semakin meningkatnya tuntutan pemenuhan teknologi di kehidupan manusia. Salah satu sumber logam tanah jarang yang ada di Indonesia terkandung dalam mineral monasit. Penelitian ini bertujuan untuk logam tanah jarang dari monasit dengan metode smelter secara pirometalurgi sebagai bahan setengah jadi. Penelitian pertama dilakukan identifikasi kandungan logam dalam monasit setelah itu dilakukan ekstraksi logam tanah jarang dengan metode pirometalurgi untuk mendapatkan bahan baku setengah jadi untuk proses ekstraksi logam tanah jarang selanjutnya. Proses pirometalurgi digunakan untuk menghilangkan sejumlah pengotor yang terkandung di dalam bahan baku. Utamanya, pengotor yang bisa direduksi menjadi bentuk logamnya, seperti Fe,Sn, Pb, dan lain-lain. Keluaran proses pirometalurgi ini diharapkan bisa menjadi material input untuk proses hidrometalurgi dan/atau elektrometalurgi agar logam tanah jarang dapat diekstrak dari bijihnya. Pertama, bijih dilakukan penghalusan dan klasifikasi ukuran (3-6 cm). Kemudian, diambil beberapa sampel untuk dilakukan pengujian menggunakan XRD, EDX, dan ICP. Selanjutnya, bijih tersebut dimasukkan ke dalam mini smelter bersama dengan batu bara dan fluks untuk dilakukan proses peleburan. Setelah melalui proses peleburan, logam dan slag dipisahkan secara mekanik. Logam dan slag yang dihasilkan kemudian diuji menggunakan ICP dan XRD, Setelah itu, dilakukan perhitungan recovery dan analisa.