2017 : PENGEMBANGAN LAPISAN TIPIS MATERIAL ANTI MICROBA BERBAHAN DASAR PERAK DENGAN METODE PVD RF SPUTTERING PADA MATERIAL IMPLAN STAINLESS STEEL 316L

Agung Purniawan ST. M.Eng
Amaliya Rasyida ST., M.Sc

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Dewasa ini, aplikasi implan kedalam tubuh adalah salah satu teknologi yang terus berkembang. Akan tetapi, resiko yang dimiliki dalam implantasi benda asing kedalam tubuh cukup besar. Salah satu resiko besar dalam implantasi benda asing dalam tubuh adalah foreign body related infections (FBRIs). Walaupun berbagai tahapan medis dalam sterilisasi alat medis telah dilakukan sesuai dengan standar, kasus FBRIs masih kerap terjadi. Hal ini disebabkan oleh adhesi bakteri pada permukaan implan hingga berkoloni membentuk biofilm yang menyebabkan infeksi. Salah satu hal yang dapat digunakan untuk mencegah terjadinya infeksi adalah dengan mengaplikasikan antimicrobial coating. Implementasi perak (Ag) pada permukaan merupakan salah satu yang paling berkembang pesat dalam riset lapisan antimikroba. Silver ion dan silver compound memiliki aktifitas kuat terhadap sifat antimikroba terhadap lebih dari 650 tipe bakteri. Pada riset ini dilakukan deposit logam Ag pada permukaan substrat baja tahan karat tipe 316L. Baja ini umum digunakan pada orthopedic devices karena sifat anti korosi serta sifat mekanik yang baik. Akan tetapi baja ini tidak memiliki sifat antimikroba. Deposisi logam Ag menggunakan metode Physical Vapor Deposition:Radio Frequency Sputtering (PVD RF Sputtering) karena menghasilkan silver thin film yang halus serta partikel yang kecil sehingga dapat menginisiasi pelepasan ion Ag untuk membunuh bakteri. Silver thin film tersebut dideposisi dengan variable waktu deposisi selama 10, 15, 20 menit dan tekanan gas argon (Ar) sebesar 3x10-2, 4x10-2, 5x10-2 mbar pada proses PVD RF Sputtering. Dari penelitian ini akan dianalisis pengaruh parameter tersebut terhadap morfologi, sifat mekanik, dan sifat antimikroba. Hasil sampel diuji menggunakan SEM untuk menganalisis morfologi dan ketebalan lapisan, Kirby-Bauer Test dengan menggunakan bakteri E. Coli untuk mengetahui sifat antimikroba dengan aktifasi ion Ag menggunakan NaClO, XRD untuk mengetahui pengaruh aktifasi ion pada fasa menggunakan NaClO, serta microindentation hardness test untuk mengetahui kekerasan dan ketangguhan retak.\n\nKata kunci: silver thin film, antimicrobial coating, implant