2019 : Alternatif Perencanaan Abutment dan Oprit Fly Over Kandangan, Surabaya, Jawa Timur

Trihanyndio Rendy Satrya ST., MT.


Abstract

Kota Surabaya merupakan salah satu kota besar di Indonesia yang selalu bermasalah dalam bidang transportasi terutama kemacetan. Adanya pembangunan fly over yang melintasi jalur trek ganda kereta api Stasiun Benowo–Stasiun Kandangan KM 219+ 958 yang terletak di Desa Kandangan ini termasuk salah satu solusi untuk mengatasi kemacetan di Surabaya barat khususnya di daerah Kandangan dan sebagai jalur alternatif menuju Gresik. Pada penulisan studi ini penulis memodifikasi desain awal fly over Kandangan yang awalnya dengan konstruksi pilar disetiap bentangnya, dirubah menjadi timbunan tanah dengan alasan biaya timbunan lebih ekonomis daripada konstruksi pilar jembatan. Direncanakan alternatif bentuk timbunanoprit serta perkuatan tanah timbunan dan perbaikan tanah dasarnya. Dua alternatif bentuk timbunan yang dibandingkan yaitu timbunan bersisi tegak dan bersisi miring. Dalam perencanaan perkuatan oprit bersisi tegak akan dibandingkan dua alternatif perkuatan antara lain: geotextile wall reinforcement kombinasi dengan flat sheet-pile concrete, dan geogrid wall reinforcement kombinasi dengan keystone wall. Sedangkan untuk perencanaan perkuatan oprit bersisi miring akan dibandingkan dua alternatif perkuatan antara lain: geotextile slope reinforcement dan cerucuk berupa micropile beton. Abutment direncanakan dengan kestabilan konstruksi harus ditinjau terhadap pengaruh gaya-gaya eksternal maupun terhadap gaya-gaya internal yang dapat menyebabkan pecahnya konstruksi. Apabila abutment tidak memenuhi maka daya dukungnya harus direncanakan pondasi dalam berupa tiang pancang …