2017 : Penyusunan Kerangka Kerja untuk Penilaian Manfaat Layanan Teknologi Informasi Dilihat dari Perspektif Penyedia dan Pengguna (Penelitian Lanjutan – Tahun ke-2)

Ir. Achmad Holil Noor Ali M.Kom.
Anisah Herdiyanti Prabowo S.Kom., M.Sc.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Penelitian ini merupakan rangkaian penelitian 2 (dua) tahun yang dilatarbelakangi oleh penyampaian nilai (value) layanan teknologi informasi (TI) oleh penyedia layanan kepada pengguna layanan. Pembahasan akan penyampaian nilai (value) tersebut masih terbatas disebabkan karena: 1) minimnya pemahaman akan manfaat yang dijanjikan oleh penyedia layanan; 2) kurangnya kesadaran pengguna layanan akan manfaat yang diterima; 3) terbatasnya kajian mengenai manfaat dan nilai (value) yang didefinisikan dalam literatur. Hal ini mendorong timbulnya permasalahan utama, yaitu: kurangnya dukungan TI dalam proses bisnis serta gagalnya teknologi informasi yang dapat memberikan value-added. Permasalahan tersebut memperkuat anggapan TI sebagai cost-centered sehingga investasi TI tidak lagi dapat menguntungkan bisnis.\nTahun pertama penelitian berfokus pada penyusunan kerangka kerja yang dapat mendefinisikan nilai (value) dan manfaat layanan teknologi informasi dilihat dari sudut pandang penyedia dan pengguna. Penelitian tahun pertama telah menghasilkan kerangka kerja untuk penilaian manfaat layanan teknologi informasi dari perspektif penyedia dan pengguna. Kerangka kerja terdiri dari dua komponen, yaitu: model konseptual total value orientation dan penggalian kesenjangan antara perspektif penyedia dan pengguna (GAP 3 dan GAP 5). Tahun kedua penelitian berfokus kepada validasi kerangka kerja tersebut melalui pengumpulan data dan analisis dengan menggunakan studi kasus layanan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang dikelola oleh Direktorat Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi (DPTSI) ITS.\nPenelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif eksploratif yang bertujuan untuk mengeksplorasi keterkaitan konsep nilai (value) dan manfaat dalam layanan TI dilihat dari dua perspektif, yaitu: penyedia dan pengguna layanan; serta kualitatif deskriptif dengan menyajikan kerangka kerja yang dihasilkan dari sintesis keterkaitan konsep. Dengan adanya hasil penelitian ini, diharapkan dapat dijadikan rujukan untuk peningkatan manfaat dari penyediaan layanan teknologi informasi. Lebih jauh lagi, kerangka kerja tersebut dapat menginisiasi dan memperkaya kajian mengenai penilaian manfaat dan nilai (value) layanan TI.