2017 : OPTIMASI DESAIN ANODA PADA APLIKASI PROTEKSI KOROSI SISTEM ICCP \n(IMPRESSED CURRENT CATHODIC PROTECTION) UNTUK BAJA API 5 L GRADE B\nDENGAN VARIASI JENIS COATING DAN KEASAMAN TANAH\n

Prof. Dr. Ir. Sulistijono DEA.
Tubagus Noor Rohmannudin ST., M.Sc.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Proteksi katodik merupakan metoda yang umum digunakan untuk melindungi struktur logam dari serangan korosi. Metoda ini menempatkan logam yang dilindungi sebagai katoda dan logam lain yang dikorbankan sebagai anoda. Salah satu jenis proteksi katodik yang sering digunakan untuk perlindungan struktur logam yang luas adalah Impressed Current Cathodic Protection (ICCP). Jenis ini memiliki beberapa kelebihan yaitu lebih mudah dalam pemberian arus proteksi, jangkauan arus proteksi lebih luas dan dapat digunakan pada bermacam jenis tanah. Prinsip sistem ICCP adalah membanjiri katoda dengan elektron yang di supplay dari sumber arus atau rectifier. Supplay arus atau yang disebut dengan arus proteksi yang diterima struktur logam tergantung pada beberapa aspek diantaranya kondisi struktur logam, coating dan kelembaban lingkungan yang dipengaruhi oleh perubahan musim. Penelitian yang dilakukan oleh Faris, dkk (2014) menunjukkan bahwa kondisi tanah asam dan kerusakan coating mengakibatkan perubahan terhadap kebutuhan arus proteksi sehingga mempengaruhi desain awal arus proteksi. Sedangkan penelitian Arini, dkk (2015) menunjukkan bahwa perbedaan kelembaban tanah menyebabkan perubahan terhadap nilai resistivitas tanah dan kebutuhan arus proteksi. Selain itu, penelitian Sepri, dkk (2016) menunjukkan bahwa jarak anoda mempengaruhi arus proteksi pada katoda. Oleh sebab itu perlu dilakukan penelitian mengenai pengaruh desain ukuran, posisi dan jenis anoda terhadap optimasi perlindungan korosi dengan sistem ICCP di dalam tanah. Pada penelitian ini, dilakukan desain anoda pada sistem proteksi katodik arus paksa (ICCP) terhadap pipa API 5 L grade B dengan metoda NACE SP-0169-2013. Pipa API 5 L Grade B di diberikan coating dengan jenis yang berbeda, kemudian ditanam di dalam tanah. Sistem ICCP diberikan pada pipa tersebut dengan arus proteksi yang divariasikan sesuai dengan tingkat keasaman tanah sehingga diperoleh potensial proteksi yang sama. Kelembaban tanah ini diperoleh dari perubahan musim. Hasil penelitian ini menunjukkan hubungan antara desain anoda dan besarnya arus proteksi pada aplikasi ICCP dengan perbedaan ketebalan coating dan kelembaban tanah. Dengan hasil tersebut, diharapkan dapat menjadi salah satu solusi bagi permasalahan di lapangan.\n\nKata kunci: Desain Anoda, Coating, Kelembaban Tanah, API 5 L Grade B, dan ICCP.\n