2017 : PENGEMBANGAN PEDOMAN DAN APLIKASI PENILAIAN KERENTANAN GEDUNG BETON BERTULANG PASCA GEMPA

Endah Wahyuni S.T., M.Sc., Ph.D
Budi Suswanto S.T., M.T., Ph.D.
Cahyono Bintang Nurcahyo S.T., M.T.


Abstract

Kejadian gempa yang terjadi di Indonesia dalam beberapa tahun belakangan ini telah menyebabkan berbagai kerusakan pada rumah penduduk dan infrastruktur yang mengakibatkan banyaknya korban jiwa serta kerugian harta benda. Kerusakan yang terjadi pasca gempa pada dasarnya beragam mulai dari kerusakan yang bersifat ringan hingga berat. Beragamnya kerusakan yang terjadi ini menyebabkan setiap gedung tidak berada pada kondisi yang sama setelah gempa. Terkadang terdapat gedung yang pada dasarnya masih dapat digunakan dan dalam kondisi lain terdapat gedung yang harus mendapat perbaikan maupun harus dibongkar. Melihat kondisi tersebut maka perlu adanya suatu pedoman penilaian kerentanan bangunan beton bertulang pasca gempa. Pada penelitian ini akan dilakukan penyusunan pedoman yang dapt dilakukan untuk menilai dan mengevaluasi kerentanan struktur bangunan beton bertulang pasca gempa. Hasil dari penilaian tersebut akan dituangkan dalam bentuk rekomendasi apakah bangunan tersebut masih dalam kondisi aman terhadap beban gempa, ataukah perlu dibongkar karena sudah dinilai tidak memenuhi persyaratan bangunan yang tahan gempa, atau tidak perlu dibongkar namun perlu dilakukan perbaikan dan perkuatan pada beberapa komponen bangunan. Untuk mendukung studi ini, maka perlu dilakukan beberapa kegiatan yang terdiri dari pengumpulan data bangunan pembuatan kriteria dan pembobotan, pembuatan aplikasi penilaian gedung berbasis android, dan pembuatan sistem pemetaan yang nantinya dapat digunakan secara luas bila terjadi gempa di kemudian hari. Hasil dari penelitian ini diharapkan juga dapat dipakai sebagai masukan serta database tentang kondisi kerentanan bangunan kepada instansi pemerintah yang terkait. Dengan demikian proses rehabilitasi pasca gempa terutama untuk infrastruktur bangunan dapat dilakukan dengan cepat dan akurat.