2017 : PASIR BESI LOKAL SULAWESI TENGGARA SEBAGAI BASIS SIFAT MAGNETIK DARI KOMPOSIT PVA-KITOSAN-HEMATIT UNTUK ANODA PADA BATERAI LITIUM

Drs. Lukman Atmaja M.Si., Ph.D
Yuly Kusumawati S.Si, M.Si

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Pengembangan anoda berbasis komposit polivinil alkohol-kitosan-hematit pasir besi lokal Sulawesi Tenggara yang optimal adalah salah satu rute untuk mencari alternatif pengganti anoda grafit dan Li4Ti5O12 yang ada pada baterai litium. Anoda berbasis material hematit yang diperoleh dari pasir besi alam dan kitosan yang berasal dari limbah kulit udang yang melimpah di Indonesia, berpotensi untuk dikembangkan. Beberapa penelitian melaporkan anoda hematit menunjukkan potensi sebagai anoda untuk digunakan pada baterai litium, dengan kapasitas teoritis sebesar 1.005 mAhg-1 yang lebih tinggi dari grafit dan Li4Ti5O12. Pada proposal penelitian ini, metode yang akan dikembangkan untuk mensintesis komposit untuk bahan anoda khusus ini adalah isolasi hematit dari pasir besi lokal Sulawesi Tenggara dan optimasi komposisi polivinil alkohol-kitosan-hematit dengan metode in situ. Terhadap komposit yang dihasilkan kemudian dilakukan karakterisasi material standart serta dilakukan uji elektrokimia anoda dalam baterai polimer litium. Faktor pengaruh fraksi berat polimer polivinil alkohol dan kitosan sebagai bahan sintesis anoda dipakai sebagai kajian untuk mengevaluasi uji kinerja anoda. Berdasarkan keseluruhan cakupan penelitian, diperkirakan akan diperoleh salah satu kondisi optimum sehingga akan diperoleh satu komposisi anoda yang dapat diuji coba secara dinamik pada suatu rangkaian baterai polimer litium. Pemahaman yang terintegrasi mengenai konsep pengembangan anoda untuk baterai polimer litium adalah hal lain yang menjadi keuntungan dari penelitian ini.