2017 : Desain Keramba Apung Bertenaga Panel Surya Sebagai Sarana Akuakultur Keberlanjutan Bagi Industri Perikanan Indonesia

Ir. Wasis Dwi Aryawan M.Sc. Ph.D
Ir. Hesty Anita Kurniawati M.Sc.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan total produksi ikan baik dari sektor perikanan tangkap maupun budidaya meningkat 2 (dua) kali lipat dari tahun sebelumnya. Untuk mencapai target tersebut, produksi ikan dapat didorong salah satunya melalui sektor perikanan budidaya. Pembangunan keramba apung tengah laut merupakan cara yang paling efektif dan efisien untuk aktivitas budidaya ikan karena terhindar dari pencemaran logam berat dan ikan yang dibudidayakan mudah beradaptasi dengan lingkungan. Permasalahannya adalah diperlukan energi alternatif selain energi dari bahan bakar minyak untuk mendukung kelangsungan kegiatan budidaya di tengah laut. Oleh karena itu, diperlukan inovasi desain keramba apung bertenaga panel surya yang mendukung kelangsungan hidup ikan dan handal beroperasi di tengah laut. \n\nPenelitian ini akan menitikberatkan pada kajian kekuatan konstruksi dan hidrodinamika dari sebuah desain keramba apung. Penelitian ini akan dikerjakan di Laboratorium Desain Kapal dengan menggunakan komputer sebagai alat perhitungan numerik. Desain konstruksi keramba apung mengacu pada Peraturan Biro Klasifikasi Indonesia tentang Floating Structure. Variasi yang dilakukan pada penelitian ini meliputi loadcases, mooring arrangement, colinier, dan pembagian sekat ruang muat. Dari aspek kekuatan, konstruksi keramba apung akan dianalisa dengan menggunakan Finite Element Method dan Finite Difference Method. Dari aspek hidrodinamika, dilakukan analisa seakeeping khususnya heaving dan pitching menggunakan 3D Diffraction Panel Method. Desain mooring arrangement akan ditentukan oleh seakeeping keramba apung. Hasil penelitian ini adalah desain keramba apung berserta pengikatannya yang mempu menahan beban gelombang dan gerakannya nyaman untuk kegiatan budidaya ikan.\n