2017 : Penambahan Trafo Tap Changer berbasis Quantum Behaved Differential Evolution (QDE) untuk Mengoptimalkan Rugi-Rugi Daya pada Sistem Microgrid Skala Laboratorium

Prof. Dr. Ontoseno Penangsang Ir. M.Sc.
Prof.Dr.Ir Adi Soeprijanto M.T.
Dimas Fajar Uman Putra ST., MT.


Abstract

Microgrid adalah sistem energi listrik dengan energi terbarukan sebagai sumbernya. Sistem tersebut menyalurkan daya dari berbagai sumber energi dan menjaga keseimbangan antara kebutuhan daya beban dengan daya pembangkitan. Microgrid dapat diaplikasikan pada wilayah tertentu dengan beberapa konsumen yang terisolasi. Sistem tersebut mengandung komponen penyimpan energi sehingga dapat mengatasi fluktuasi kebutuhan daya beban dan kelebihan daya yang dihasilkan oleh sumber energi terbarukan. Selain itu, sistem tersebut menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengontrol pengintegrasian dari berbagai sumber energi dan beban. Perkembangan microgrid menimbulkan pemikiran tentang efisiensi dan penyimpanan energi untuk menghemat energi. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menghemat konsumsi energi adalah conservation voltage reduction (CVR). Metode ini dilakukan dengan menurunkan level tegangan pada jaringan distribusi listrik. Tegangan diatur agar tetap serendah mungkin namun masih sesuai dengan batas standart ANSI sehingga diharapkan dapat menurunkan konsumsi daya beban dan mengoptimalkan penghematan energi. Metode ini dilakukan dengan mengatur posisi tap transformator. Dalam sistem dengan beberapa transformator di butuhkan suatu algoritma yang dapat mengatur level tegangan dari masing-masing trafo. Hal ini ditujukan untuk mendapatkan nilai penghematan daya yang optimal untuk berbagai tipe beban. Pada penelitian ini Algoritma Quantum Behaved Differential Evolution (QDE) digabungkan dengan CVR sehingga menjadi metode QDE-CVR. Algoritma ini dapat mempermudah dalam menentukan pengaturan tap trafo sehingga konsumsi daya pada sistem distribusi optimal. Kemudian hasil setting tap changer trafo akan diimplementasikan pada sistem microgrid skala laboratorium yang telah dikembangkan pada penelitian lab PSSL sebelumya (Penelitian ini didanai oleh Kemristek DIKTI tahun 2014-2016 dalam skema PUPT dengan judul “Pemodelan dan Simulasi Koneksi Jaringan Distribusi Daya Listrik Tiga Fasa Menggunakan Sumber Pembangkit Daya Berbasis Energi Terbarukan Untuk Sistem Mikrogrid Skala Laboratorium”). Diharapkan dari hasil penelitian yang diusulkan dapat menyempurnakan sistem mickrogrid skala laboratorium, sehingga didapatkan sistem mikrogrid skala laboratorium dengan pengaturan tap changer trafo untuk mengoptimalkan rugi-rugi daya.