2017 : Estimasi Ketinggian Air Sungai dengan Metode Asimilasi Data untuk Deteksi Dini Terjadinya Banjir

Dr. Drs. Chairul Imron MI.Komp.
Drs. Lukman Hanafi M.Sc
Prof. Dr. Dra. Erna Apriliani M.Si.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Banjir merupakan bencana alam yang hamper tiap tahun dialami oleh daerah-daerah sekitar sungai Bengawan Solo maupun Brantas. Prediksi terjadinya banjir dapat dilakukan dengan cara memprediksi atau mengestimasi ketinggian air sungai. Salah satu metode untuk mengestimasi ketinggian air sungai adalah dengan menggunakan metode asimilasi data. Metode asimilasi data adalah metode estimasi system dinamik stokastik dengan cara menggabungkan model matematika dan data-data pengukuran. Berdasarkan metode ini maka data yang diperlukan lebih sedikit dan dapat beradaptasi dengan perubahan input yang bervariasi. Salah satu metode asimilasi data adalah filter Kalman. Pada penelitian ini akan dilakukan estimasi ketinggian air sungai dengan menggunakan filter Kalman dan modifikasinya. Estimasi ketinggian sungai ini dilakukan dengan memperhatikan sungai, antara lain adanya belokan, perubahan lebah sungai dan adanya anak sungai. Dari penelitian ini diharapkan informasi ketinggian air sepanjang sungai dalam waktu tiap jam sehingga dapat digunakan untuk memprediksi terjadinya banjir pada suatu daerah