2017 : Modifikasi dan Karakterisasi Hidrogel Alginat Berbahan Baku Rumput Laut Coklat (Sargassum sp.) Selat Madura sebagai Material Perancah untuk Perbaikan Jaringan Tulang Rawan

Sigit Tri Wicaksono S.Si., M.Si., Ph.D.
Amaliya Rasyida ST., M.Sc

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Adanya kesulitan dalam pemulihan tulang rawan yang rusak membuat dibutuhkannya pengembangan teknologi material sekaligus fabrikasinya untuk aplikasi rekayasa jaringan yang dapat menjalankan fungsi biologisnya dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan material perancah (scaffold) berbahan baku sargassum sp selat Madura untuk membantu regenerasi tulang rawan yang dapat difabrikasi menggunakan bio-printer 3D. Tahap Pertama penelitian ini bertujuan untuk memperoleh karakteristik hidrogel alginate berbahan baku sargassum sp selat Madura dengan sifat fisik dan mekanik yang sesuai dengan standard material untuk bio-printer 3D. Tahap kedua, modifikasi struktur hidrogel alginate akan dilakukan dengan mempertimbangkan persyaratan biologisnya. Sehingga, tidak hanya sifat fisik dan mekanik yang sesuai dengan tulang rawan, akan tetapi juga sifat biokompatibilitas, bioaktivitas dan osteoinductionnya. Alginat merupakan polisakarida yang dapat ditemukan pada dinding sel sargassum sp, dalam kondisi lunak alginate dapat membentuk hidrogel. Hidrogel merupakan material yang menjanjikan untuk migrasi sel dan molekul bioaktif, selain itu hidrogel alginate telah banyak diaplikasikan sebagai bahan untuk bio-printer. Akan tetapi hidrogel alginat memiliki kekurangan pada sifat mekaniknya jika diaplikasikan pada tulang rawan. Disisi lain, hyaluronate merupakan polimer disakarida yang merupakan komponen utama penyusun tulang rawan, dan beberapa penelitian menunjukkan bahwa kombinasi alginate dengan polymer lain akan meningkatkan sifat mekanik yang mirip dengan tulang. Pada penelitian ini akan dilakukan modifikasi hidrogel alginate dengan menggunakan variasi penambahan %wt hyaluronate via struktur hybrid. Selanjutnya akan dilakukan karakterisasi morfologi, sifat fisik, mekanik, printability, serta biokompatibilitas secara in vitro.