2015 : Sistem Sirkulasi Berkelanjutan Di Kawasan Mandiri Citraland Surabaya

Prof.Ir. Happy Ratna Sumartinah M.Sc, Ph.D


Abstract

Kawasan mandiri merupakan kawasan yang dirancang sebagai solusi berkelanjutan. Hal ini dikarenakan kawasan mandiri memiliki fasilitas pendukung dalam kawasan sehingga dapat mengurangi jarak tempuh dan penggunaan kendaraan bermotor. Kawasan mandiri harus mampu mendorong penggunaan jalur pejalan kaki, jalur sepeda, dan kendaraan umum sebagai upaya mencapai keberlanjutan. Namun pada kenyatannya, kawasan mandiri belum dapat memberikan bukti empiris pengurangan penggunaan kendaraan bermotor. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem sirkulasi yang ada di kawasan mandiri Citraland Surabaya ditinjau dari keberlanjutan. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah alat ukur yang dikeluarkan oleh Green Building Council Indonesia (GBCI) mengenai konektivitas dan aksesibilitas. Dari penelitian ini ditemukan dari total 24 nilai yang dikeluarkan oleh GBCI, Citraland Surabaya hanya memenuhi 9 nilai. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kawasan mandiri Citraland Surabaya belum mencapai sistem sirkulasi berkelanjutan, yaitu sistem sirkulasi yang dapat mendorong penggunaan jalur pejalan kaki, jalur sepeda, dan kendaraan umum.