2017 : Rancang Bangun Penakar Hujan Dengan Data Digital Transmisi Sebagai Basis Reformasi Analisis Banjir Dalam Suatu Daerah Aliran Sungai

Dr., Ir. Suharjoko MT.
Ir. Didik Harijanto CES
Dr.Ir. Hendra Wahyudi M.T.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Data hujan yang digunakan dalam analisis banjir selama ini adalah hujan harian. Hujan harian ini diperoleh dari pencatatan setiap hari dari jam 7.00 pagi hingga jam 7.00 hari berikutnya, sehingga ekspresi hujan yang ada pada data resebut bisa merupakan kumpulan beberapa kali kejadian hujan dalam sehari atau sekali kejadian hujan dan juga mungkin merupakan ekspresi sebagian kejadian hujan. Sebagaimana disinggung sebelumnya bahwa sesungguhnya hujan sebagai pengaruh banjir adalah satu rangkaian kejadian hujan dan dimungkinkan juga banjir dipengaruhi dari rangkaian kejadian hujan dari beberapa hari sebelumnya. \nDengan memahami dugaan ini maka perlu Reformasi Analisis Banjir Dalam Suatu Daerah Aliran Sungai, Reformasi Analisis Banjir menuntut reformasi metode pencatatan hujan. Reformasi pencatatan hujan adalah melakukan rancang bangun alat penakar hujan yang diharapkan dapat menunjukkan rangkaian kejadian hujan pada satu wilayah yang berpengaruh, yang dapat mencatat parameter hujan yang penting adalah kapan mulai hujan dan kapan berakhirnya hujan serta hal terpenting adalah berapa tinggi hujan yang terjadi selama kejadian hujan tersebut. Data hujan tersebut akan lebih sempurna jika dapat terkirim secara otomatis segera setelah kejadian hujan terseput terjadi. \nMemahami parameter penting tersebut maka dibutuhkan alat yang dapat secara otomatis mencatat/merekam parameter data sesuai dengan yang disebutkan di atas. Pengiriman data dirancang menggunakan telpon cellulair yang dimodifikasi sedemikian hingga dapat mengirimkan data digital melalui pesan singkat. Penelitian yang direncanakan pada tahun ini adalah penelitian awal dari serangkaian penelitian Reformasi metode Anaisis Banjir\n