2017 : Pembuatan Kerangka Kerja untuk Penentuan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Proyek Perangkat Lunak Skala Kecil-Menengah menggunakan Cocomo II untuk biaya Personil

Dr. Apol Pribadi Subriadi ST., MT.
Sholiq ST., M.Kom

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Berdasarkan pasal 66 ayat 7 peraturan presiden nomor 54 tahun 2010 bahwa penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) didasarkan pada data harga pasar setempat, yang diperoleh berdasarkan hasil survei menjelang dilaksanakannya pengadaan barang/jasa. Untuk proyek pembuatan perangkat lunak kustom atau perangkat lunak yang tidak dijual secara massal di pasaran, selama ini tidak ada harga pasaran atau metode baku yang dapat dijadikan rujukan. Oleh sebab itu, penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan kerangka kerja penentuan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) proyek perangkat lunak penting dilakukan.\nPenelitian ini merupakan pengembangan penelitian sebelumnnya (skema pendukung unggulan 2015-2016) di mana pada penelitian sebelumnya telah didapatkan sebuah model dan kerangka kerja penentuan HPS proyek perangkat lunak untuk proyek perangkat lunak skala kecil-menengah menggunakan UCP improved. Walaupun demikian, estimasi HPS dengan menggunakan UCP memerlukan masukan diagram use case level teknikal dan detailnya yang umumnya belum tersedia untuk proyek-proyek perangkat lunak di Indonesia. Hal ini merupakan kelemahan bawaan estimasi dengan UCP, sehingga perlu dilakukan estimasi yang lebih awal (early) tanpa memerlukan pekerjaan pendahuluan. Metode Cocomo II adalah metode estimasi effort atau biaya proyek perangkat lunak yang dapat digunakan untuk estimasi dengan masukan berupa fungsi-fungsi perangkat lunak dalam bahasa natural (bahasa manusia sehari-hari) atau diagram use case level atas. \nWalaupun Cocomo II dapat digunakan untuk mengestimasi biaya tetapi memiliki kelemahan bawaan yaitu bahwa Cocomo II hanya dapat menerima tarif gaji (pay rate) untuk tim dengan satu harga. Padahal, sebuah tim proyek perangkat lunak terdiri dari beberapa personil dengan beberapa peran/posisi misalnya: analis bisnis, analis sistem, programmer, terster, technical support, dan lain-lain. Tentu saja tarif untuk masing-masing posisi harusnya berbeda-beda. Oleh sebab itu diperlukan modifikasi Cocomo II untuk dapat menerima berbagai tarif gaji untuk personil tim proyek sesuai dengan peran/posisi pada tim pengembang. \nPenelitian ini penting dilakukan untuk menghasilkan prosedur dan kertas kerja untuk menentukan HPS proyek perangkat lunak skala kecil-menengah untuk melengkapi penelitian sebelumnya. Di samping itu, penelitian ini juga akan menghasilkan modifikasi Cocomo II dan model estimasi penentuan HPS proyek perangkat lunak. \nPada tataran praktis, hasil penelitian ini dapat digunakan pada instansi pemerintah sebagai kerangka kerja untuk mendapatkan nilai HPS proyek perangkat lunak yang memudahkan seorang Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) menentukan HPS sebuah proyek. Lebih jauh, hasil penelitian ini dapat dijadikan masukan bagi Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk melengkapi dokumen pedoman penentuan HPS khususnya terkait dengan pengadaan perangkat lunak kustom skala kecil-menengah.\n