2018 : ANALISIS KUALITAS UDARA DAN MITIGASI PERUBAHAN IKLIM AKIBAT JARINGAN PENERBANGAN PADA FLIGHT LEVEL TERTENTU DI WILAYAH UDARA INDONESIA

Ir. Ervina Ahyudanari ME, PhD
Lalu Muhamad Jaelani ST, M.Sc, Ph.D
Arie Dipareza Syafei ST., MEPM

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Adanya program open sky menjadikan ruang udara wilayah Indonesis menjadi cukup padat. Kepadatan ini perlu diidentifikasi untuk berbagai kepentingan mengingat dampak yang dapat ditimbulkan dengan tingkat kepadatan lalu lintas udara tertentu. Volume lalu lintas udara ini akan semakin meningkat dengan adanya perubahan hierarki bandar udara pada tahun 2030 sesuai PM No. 69 tahun 2013. Disisi lain ada target pengurangan emisi dari transportasi udara sesuai dengan PP No. 16 tahun 2011 dengan target penurunan emisi adalah 26% di tahun 2020. Penelitian ini berusaha untuk mengawali penelitian yang mengarah pada kedua peraturan tersebut dengan mengidentifikasikan kepadatan lalu lintas pada tiap-tiap flight level. Flight level atau ketinggian terbang merupakan jalur penerbangan yang berbeda yang dipengaruhi oleh jarak terbang. Dalam proses identifikasi kepadatan lalu lintas, data yang diperlukan adalah data rute dari bandara-bandara utama di Indonesia beserta jenis pesawat yang beroperasi; peta lalu lintas udara; dan perkembangan ekonomi pada masing-masing wilayah. Data-data tersebut bisa diakses melalui suatu web. ICAO Charts memberikan informasi mengenai kepadatan pada suatu jalur penerbangan. Informasi ini kemudia diturunkan untuk mendapatkan data pergerakan pesawat khusus di wilayah udara. Data hasil ekstraksi ini kemudian dipilah untuk mendapatkan rute antar kota di Indonesia. Ekonomi dari masing masing wilayah dan juga target perubahan kelas bandara dijadikan variable dalam system dinamik untuk memodelkan hubungan antara tingkat ekonomi suatu daerah dengan rute yang terbangun. Hasil ini kemudian diprediksi perkembangannya dengan menggunakan GIS untuk memprediksi kepadatan rute suatu wilayah. Dari sini kemudian dapatlah diperoleh tingkat kepadatan lalu lintas udara pada tiap-tiap level penerbangan. Hasil tingkat kepadatan tersebut akan digunakan untuk memprediksi besaran emisi pada masing-masing flight level. Untuk area bandara dari proses take off sampai climb akan berpengaruh pada kualitas udara di area bandara tersebut. Sedang proses cruising akan berpengaruh pada perubahan iklim. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran terkait kualitas udara dan prediksi tingkat emisi di level cruising sehingga menjadi bahan masukan untuk mitigasi perubahan iklim di masing-masing daerah.