2017 : KAJIAN DAN EKSPERIMEN PERANCANGAN MOTIF BATIK DENGAN BAHAN BAKU DAUN KERING UNTUK MENCIPTAKAN FUNGSI DAN TAMPILAN ELEMEN INTERIOR YANG MEREPRESENTASIKAN ORISINALITAS IDENTITAS BUDAYA INDONESIA

Ir. Budiono M.Sn
Aria Weny Anggraita ST., M.MT

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Beberapa kalangan menilai bahwa batik merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang memiliki filosofi mendalam dan divisualisasikan dalam bentuk motif-motif yang menarik yang merepresentasikan orisinalitas identitas Indonesia. Oleh karena itu batik harus terus dilestarikan melalui beragam inovasi. Saat ini salah satu bentuk inovasi batik adalah mengaplikasikan batik tidak hanya pada tekstil, tetapi juga pada beragam media. Pemanfaatan bahan pembentuk motif batik sudah tidak berupa malam dan pewarna saja, tetapi bahkan sudah menggunakan cat kayu atau besi, arang, dan juga bahan yang tidak biasa seperti bulu ayam, kulit telur, dan sebagainya dengan mengaplikasikannya pada setiap kegiatan perancangan seperti misalnya perancangan elemen desain interior. Elemen desain interior yang dimaksud adalah perabot. Perabot interior yang berpenampilan visual motif batik akan sangat mendukung konsep perancangan interior dalam membentuk suasana ruang yang identik dengan identitas budaya Indonesia.\nDi sisi lain, kegiatan perancangan benda fungsi pada abad 20 diwarnai oleh upaya-upaya mengakselerasi lingkungan hidup. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi isu-isu global warming yang sedang hangat diperbincangkan di berbagai kalangan, terutama kalangan industri. Sebagai implementasinya maka setiap kegiatan perancangan produk selalu berusaha memunculkan inovasi-inovasi yang terkait dengan upaya-upaya diatas. Salah satunya melalui inovasi bahan baku. Aplikasinya dengan memanfaatkan sampah organik yaitu daun kering di daerah perkotaan sebagai unsur penunjang perancangan benda produk untuk perancangan interior. Pelestarian lingkungan hidup dengan pemanfaatan sampah organik di daerah perkotaan menjadi motivasi yang mendasari kegiatan eksperimen pemanfaatan daun kering ini. \nKajian berikut ini menggunakan metode kualitatif dengan lebih menekankan pada ide/gagasan dan aplikasi motif batik dengan menggunakan daun kering pada perabot perancangan interior. Selain itu kajian ini juga menggunakan metode deskriptif untuk mengidentifikasi kemampuan daun kering sebagai material pembentuk motif batik melalui beberapa analisis antara lain analisis kualifikasi bahan, proses, bentuk motif, warna motif dalam mendukung visualisasi elemen interior dan membentuk tema interior ruang yang identik dengan identitas budaya Indonesia.\nKesimpulan dari kajian ini diharapkan akan dapat menentukan arah dan orientasi pemanfaatan daun kering untuk dapat menjadi stimulus pengembangan kegiatan perancangan benda produk dari daun kering secara umum di masa yang akan datang dengan pemikiran yang lebih luas lagi.\nKata kunci : batik - motif - daun kering -elemen interior - proses perlakuan