2017 : PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI “TERMO”: PERANGKAT CERDAS BERBASIS INTERNET OF THINGS (IOT) SEBAGAI UPAYA PENGHEMATAN DAYA LISTRIK DI LINGKUNGAN JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA ITS

Imam Kuswardayan S.Kom, M.T
Dr.Eng. Darlis Herumurti S.Kom.,M.Kom.
Anny Yuniarti S.Kom., M.Comp.Sc
Ridho Rahman Hariadi S.Kom, M.Sc


Abstract

Machine-to-Machine (M2M) merupakan komunikasi antara komputer, prosesor, sensor pintar, actuator, dan perangkat bergerak tanpa adanya campur tangan manusia. M2M memiliki banyak aplikasi di berbagai bidang kehidupan seperti dalam bidang perkembangan tenaga pembangkit (smart power), perikanan, kesehatan, manajemen transportasi, keselamatan serta keamanan dan otomatisasi kota (smart city). Kebanyakan dari perangkat ini akan saling berhubungan satu sama lain menjadi sebuah jaringan komunikasi internet yang luas yang dikenal dengan sebutan Internet of Things (IoT). IoT memungkinkan adanya sistem pengawasan yang cerdas (intelligent monitoring), pelaporan (reporting), dan mengontrol banyak aspek lain dalam kehidupan sehari-hari (1).\nPengembangan telekomunikasi dan internet juga mendukung implementasi dari IoT pada saat ini. Pengguna internet pada saat ini juga semakin meningkat. Dan internet pada saat ini menjadi sebuah kebutuhan bagi hampir seluruh bidang kehidupan. Berdasarkan artikel yang ditulis di situs Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, berdasarkan lembaga riset pasar e-marketer, populasi netter (pengguna internet) Tanah Air mencapai 83,7 juta pada tahun 2014. Angka tersebut berlaku untuk setiap orang yang mengakses internet setidaknya satu kali setiap bulan. Dan angka tersebut menjadikan Indonesia berada di peringkat ke-6 terbesar di dunia dalam hal jumlah pengguna internet. Pada tahun 2017 eMarketer memperkirakan netter Indonesia akan mencapai 112 juta orang, dan mengalahkan Jepang yang berada di peringkat ke-5 dalam hal pertumbuhan jumlah pengguna internetnya (2).\nSehingga berdasarkan uraian data tersebut, peluang terhadap tumbuh dan berkembangnya teknologi IoT adalah sangat besar. Penelitian ini merupakan penelitian yang merancang dan mengimplementasikan teknologi IoT untuk penghematan daya listrik di lingkungan kampus ITS. Studi kasus pada penelitian ini adalah Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Informasi ITS Surabaya.\nAlat yang dibangun bernama Termo.Termo merupakan peralatan yang dirancang untuk membantu memonitor penggunaan AC (Pendingin Ruangan). Dalam kasus kehidupan sehari-hari terkadang ditemui AC yang tetap menyala padahal sudah tidak ada pengguna di dalamnya. Selain itu AC tetap mendinginkan ruangan meskipun suhu ruangan telah sama dengan ataupun lebih rendah dari suhu yang ditentukan. Sehingga Termo dirancang untuk memonitor temperatur ruangan serta memonitor jumlah banyaknya orang didalam ruangan tersebut.\nTujuan dari penelitian ini adalah untuk mendukung program go-green dalam penghematan penggunaan daya listrik yang berlebihan. Selain itu penelitian ini diharapkan dapat menjadi inovasi teknologi yang dapat mendukung Pusat Studi TIK dan Robotika serta Pusat Studi Pemukiman, Lingkungan Hidup dan Infrastruktur dalam membangun sebuah smart home yang dapat melakukan penghematan dalam pemakaian daya listrik.\n